Awal Pekan Depan, Ada Fenomena Antariksa Menarik: Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menunggu dimulainya rapat terbatas di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2015. TEMPO/Subekt

    Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menunggu dimulainya rapat terbatas di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2015. TEMPO/Subekt

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyampaikan bahwa masyarakat bisa menikmati lagi fenomena antariksa menarik lainnya pada, Senin, 6 Agustus 2018. Fenomena ini bisa dinikmati pasca masyarakat disuguhi gerhana bulan total terlama pada abad ke-21.

    Baca juga: Ternyata, Begini Nuansa Puasa di Antariksa

    "Mari kita semarakan 'Malam Langit Gelap' pada hari Keantariksaan pada tanggal 6 Agustus," ujar Thomas kepada Tempo, Jumat, 3 Agustus 2018. Menurut Thomas, cara menikmatinya cukup matikan lampu luar secara bersama-sama pada pukul 20.00-21.00 waktu setempat.

    Nikmati langit malam minim polusi cahaya. "Saksikan Galaksi Bimasakti yang membentang di atas kepala, empat planet yang berjajar dari Barat ke Timur (Venus, Jupiter, Saturnus, dan Mars), beberapa rasi bintang terkenal (Scorpio-Kalajengking, Cygnus-Angsa, dan Crux-Salib Selatan), Segi Tiga Musim Panas (Vega-Altai -Deneb), serta beberapa hujan meteor."

    Baca juga: 5 Benda Antariksa Ini Pernah Jatuh di Indonesia

    Simak artikel menarik lainnya tentang fenomena antariksa menarik lainnya hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.