Marak Rabun Jauh, Cina Kendalikan Jumlah Video Game Online

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta dengan kostum Cosplay berfoto selfie saat menghadiri China International Comics Games Expo di Shanghai, Cina, 7 Juli 2017. Acara ini menjadi ajang bertemunya para penggemar budaya pop seperti komik, film, animasi dan video game. REUTERS/Aly Song

    Peserta dengan kostum Cosplay berfoto selfie saat menghadiri China International Comics Games Expo di Shanghai, Cina, 7 Juli 2017. Acara ini menjadi ajang bertemunya para penggemar budaya pop seperti komik, film, animasi dan video game. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina akan mengontrol jumlah video game online terbaru dan mengambil langkah-langkah untuk membatasi jumlah waktu yang dihabiskan anak muda dalam bermain game.

    Baca: 6 Game Online Jadi Nomor Baru Asian Games 2018, Apa Saja?
    Baca: Ini 5 Game Online Tertua di Indonesia, Nomor 1 Masih Eksis

    Instruksi itu dimasukkan dalam dokumen yang diterbitkan di situs web kementerian pendidikan, yang menguraikan bagaimana Cina akan menanggapi tingkat miopia atau rabun jauh yang semakin memburuk di kalangan anak muda.

    Badan Administrasi Umum Pers dan Publikasi akan "menerapkan kontrol pada jumlah total permainan video online, mengontrol jumlah video game baru yang dioperasikan secara online, menjelajahi sistem pengingat usia sesuai dengan kondisi nasional Cina, dan mengambil langkah-langkah untuk membatasi jumlah waktu bermain game," kata dokumen itu, dikutip dari Reuters.

    Dokumen itu juga menyalahkan tingginya tingkat rabun jauh pada beban studi yang berat, penyebaran ponsel dan perangkat elektronik lainnya, dan kurangnya kegiatan luar ruangan dan olahraga.

    Cina memiliki pasar video game terbesar di dunia. Proses persetujuan penerbitan game di negara itu telah menjadi sorotan belakangan ini ketika perator game terbesar Cina, Tencent, mengalami penurunan pendapatan yang langka terjadi karena salah satu game-nya terjebak dalam pembekuan persetujuan.

    Dokumen itu juga meminta orang tua untuk membatasi jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak mereka dalam menggunakan telepon seluler dan perangkat elektronik lainnya, dan merekomendasikan anak-anak untuk menghabiskan lebih dari satu jam di luar rumah setiap hari, demikian Reuters.

    Simak artikel lainnya tentang game online di kanal Tekno Tempo.co.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?