Kamis, 15 November 2018

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Lukisan Gua Kalimantan Terungkap

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar lukisan gua di Lubang Jeriji Saleh, Sangkuriang-Mangkalihat, Kalimantan Timur. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

    Gambar lukisan gua di Lubang Jeriji Saleh, Sangkuriang-Mangkalihat, Kalimantan Timur. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 berita hari ini terdiri dari topik, lukisan gua Kalimantan berumur 40 ribu tahun terungkap, otak manusia bisa jadi target serangan hacker di masa depan, dan Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap hitam.

    Baca juga: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Undangan Pasang Stiker WhatsApp

    Tim arkeolog Indonesia berhasil mengungkap lukisan gua berumur 40 ribu tahun di Kalimantan Timur. Temuan ini membuktikan bahwa lukisan purba sudah ada di Nusantara sejak puluhan ribu tahun lalu. Selain itu ada kabar tentang Peneliti Kaspersky Lab dan University of Oxford Functional Neurosurgery Group mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan siber dapat mengeksploitasi implan memori untuk dicuri, memata-matai, mengubah, bahkan mengendalikan ingatan manusia.

    Juga ada kabar tentang Gunung Anak Krakatau sudah memasuki fase erupsi magmatik. Itu terlihat dari letusan Gunung Anak Krakatau pada Selasa, 6 November 2018, pukul 10.00, yang menghasilkan kolom abu berwarna hitam pekat condong ke arah utara.

    Baca juga: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Xiaomi Redmi Note 6 Pro Rilis di Indonesia

    Berikut tiga topik terpopuler hari ini di kanal Tekno:

    1. Lukisan Gua Berumur 40 Ribu Tahun di Kalimantan Terungkap

    Hasil proses render lukisan gua berumur 40 ribu tahun yang ada di Sangkulirang-Mangkalihat. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

    Tim arkeolog Indonesia berhasil mengungkap lukisan gua berumur 40 ribu tahun di Kalimantan Timur. Temuan ini membuktikan bahwa lukisan purba sudah ada di Nusantara sejak puluhan ribu tahun lalu.

    "Ini merupakan suatu kebanggaan, karena pekerjaan masa lampau itu memberikan nilai pada kehidupan masa kini," Kepala Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Arkenas) I Made Geria, dalam sambutannya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta Selatan, Kamis, 8 November 2018.

    Baca selengkapnya: Lukisan Gua Berumur 40 Ribu Tahun di Kalimantan Terungkap

    2. Kaspersky Lab: Memori Otak Jadi Target Peretasan di Masa Depan

    Peneliti Manuel Morrens, memegang otak manusia yang masukan dalam wadah di Rumah Sakit Kejiwaan di Duffel, Belgia, 19 Juli 2017. Rumah sakit jiwa ini telah menampung 3.000 otak manusia yang digunakan sebagai penetian penyakit kejiwaaan manusia. REUTERS/Yves Herman

    Peneliti Kaspersky Lab dan University of Oxford Functional Neurosurgery Group mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan siber dapat mengeksploitasi implan memori untuk dicuri, memata-matai, mengubah, bahkan mengendalikan ingatan manusia.

    Penelitian tersebut menyatakan bahwa ancaman radikal itu kemungkinan baru muncul beberapa dekade kemudian, meski teknologinya sekarang sudah hadir dalam bentuk perangkat simulasi otak mendalam.

    Baca selengkapnya: Kaspersky Lab: Memori Otak Jadi Target Peretasan di Masa Depan

    3. PVMBG: Gunung Anak Krakatau Sudah Masuk Fase Erupsi Magmatik

    Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi setinggi 1.000 meter. Foto: BNPB

    Gunung Anak Krakatau sudah memasuki fase erupsi magmatik. Itu terlihat dari letusan Gunung Anak Krakatau pada Selasa, 6 November 2018, pukul 10.00, yang menghasilkan kolom abu berwarna hitam pekat condong ke arah utara.

    Kolom abu teramati lebih-kurang 600 meter dari atas puncak atau sekitar 938 meter dari atas permukaan laut. Peralatan seismogram merekam erupsi tersebut terjadi dengan amplitudo maksimum 58 milimeter selama 54 detik.

    Baca selengkapnya: PVMBG: Gunung Anak Krakatau Sudah Masuk Fase Erupsi Magmatik

    Selain ketiga topik di atas, simak berita hari ini seputar sains dan digital lainnya hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon 'Hidup' Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.