Pengembang Game Fortnite Bikin Toko Aplikasi Sendiri

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Game Fortnite. Kredit: PC Gamer

    Game Fortnite. Kredit: PC Gamer

    TEMPO.CO, Jakarta - Developer game Fortnite, Epic Games, resmi meluncurkan toko aplikasi. Langkah ini bertujuan membatasi biaya yang dipungut oleh perusahaan teknologi seperti Google Play Store dan App Store pada pengembang aplikasi.

    Baca juga: Fortnite Dance, Ini Cerita Awal dan Gerakan Andalannya

    "Kami telah lama kritis terhadap model bisnis app store yang disebarkan oleh Apple dan Google. Kami percaya kedua perusahaan mengambil terlalu banyak potongan dari penjualan aplikasi dibandingkan dengan biaya yang terlibat dalam menjalankan toko," ujar Pendiri dan CEO Epic Games Tim Sweeney, seperti dilansir laman marketwatch.com, akhir pekan lalu.

    Epic Games memanfaatkan popularitas game yang telah dimainkan oleh 200 juta pemain terdaftar itu. Dari banyaknya pemain tersebut Epic Games telah menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 1 miliar.

    Baca juga: Waspada, Banyak Game Fortnite Palsu dan Digunakan untuk Mata-mata

    Solusi ini memungkinkan pengembang menjaga 88 persen dari pendapatan yang dihasilkan aplikasi mereka dibandingkan dengan standar 70 persen yang diizinkan oleh Apple dan Google. Versi pertama dari toko Epic ditayangkan awal Januari 2019 untuk game PC.

    Simak artikel menarik lainnya tentang game Fortnite hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    MARKETWATCH.COM | WSJ.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.