Proses Pendaftaran UTBK Lambat, Penyelenggara Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi UTBK (ujian tulis berbasis komputer). TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi UTBK (ujian tulis berbasis komputer). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengakui sampai saat ini masih ada kendala dalam pendaftaran UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN 2019.

    "Memang masih ada kendala, kami mohon maaf masyarakat bersabar untuk antre," ujar Ravik Karsidi di Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019.

    Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019 Dibuka Lagi Jam 8, Ini Tahapannya

    Dia menjelaskan sistem pendaftaran masih jalan terus, meskipun lambat. Sebelumnya, pendaftaran UTBK yang merupakan syarat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sempat dihentikan dua hari Sabtu dan Minggu, 2-3 Maret 2019, karena kendala teknis.

    Ravik mengatakan saat ini pihaknya terus meningkatkan kapasitas server sehingga bisa menampung pendaftaran. Hingga saat ini jumlah pendaftar UTBK sebanyak 195.271  siswa.

    Sedangkan jumlah peserta sebanyak  115.930 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100.154 merupakan peserta reguler dan 15.766 siswa berasal dari beasiswa Bidikmisi.

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan pihaknya telah memanggil panitia LTMPT dan PT Telkom untuk membahas tentang peningkatan jaringan. Dengan demikian pendaftaran UTBK tidak lagi meresahkan siswa.

    Nasir menjelaskan sebelumnya Telkom telah memperlebar kapasitas jaringan dan kemampuan mesin untuk membuka situs sehingga semua bisa masuk di saat bersamaan untuk mendaftar UTBK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.