Motorola Jadi Hidupkan Kembali Moto Razr dalam Smartphone Lipat?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motorola disebut-sebut akan memproduksi smartphone lipat seperti Moto Razr. (dok. Trustedreview/Sarang Sheth)

    Motorola disebut-sebut akan memproduksi smartphone lipat seperti Moto Razr. (dok. Trustedreview/Sarang Sheth)

    TEMPO.CO, Jakarta - Motorola dikabarkan akan menghidupkan kembali telepon lipat legendarisnya Moto Razr menjadi telepon layar lipat modern.

    Januari lalu, Motorola dikabarkan siap meluncurkan telepon lipatnya Februari 2019

    Laman trustedreviews, Sabtu, 9 Maret 2019, mengabarkan, XDA Developers membocorkan Motorola siap memproduksi smartphone lipat dan telah mendaftarkan patennya awal 2019.

    Laporan itu menyebutkan telepon, yang saat ini diberi nama sandi "Voyager", akan memiliki desain lipat "clamshell".

    Ini berarti bahwa Razr memiliki mekanisme engsel yang sangat berbeda dengan Galaxy Fold atau Huawei Mate X, yang layar dilipat ke arah luar.

    Sebaliknya ponsel Motorola akan memiliki desain layar ganda. Tampilan pertama akan menjadi lebih besar yang terlipat dengan sendirinya saat ponsel ditutup. Yang kedua akan menjadi layar depan  untuk tindakan cepat dan peringatan.

    Satu-satunya aplikasi yang dikonfirmasi yang akan berjalan pada tampilan mode flip tertutup ponsel ini adalah Moto Display, Moto Action, dan Moto Camera.

    Motorola belum memberikan konfirmasi tentang smartphone lipatnya. Sejumlah pengamat menilai, Moto Razr lipat bisa menawarkan antarmuka yang bisa jadi lebih keren daripada Galaxy Fold atau Mate X.

    Saat ditutup, Galaxy Fold memiliki layar kecil yang kemungkinan tidak bisa menampilkan banyak aplikasi.

    Desain clamshell Motorola juga bisa menyelesaikan kekhawatiran terbesar  tentang Mate X:  layar terbuka secara permanen di kedua sisi. "Huawei tidak mengkonfirmasi seberapa tahan layarnya," tulis trustedreview.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.