Viral Air Laut Terpisah di Bawah Jembatan Suramadu, Fenomena Apa?

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fenomena air laut terpisah di bawah jembatan Suramadu. Kredit: Instagram/Maduraholic

    Fenomena air laut terpisah di bawah jembatan Suramadu. Kredit: Instagram/Maduraholic

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah video viral di dunia maya memperlihatkan kondisi air laut terbelah menjadi dua bagian di Selat Madura. Video tersebut ramai dibagikan dan dikomentari oleh netizen.

    Baca: Suhu Laut Meningkat Lebih Cepat dari Perkiraan

    Kedua bagian yang terpisah itu memperlihatkan air laut yang berbeda warna dan seperti tidak menyatu. Pada satu bagian air laut tersebut berwarna kehitaman, sementara di bagian lainnya air laut tampak berwana abu-abu. Keduanya seperti dipisahkan oleh garis.

    Video viral tersebut diunggah oleh akun instagram maduraholic. Video memperlihatkan lokasi jembatan Suramadu, lalu diarahkan ke laut di bawahnya.

    Alan Koropitan, ahli Oseanografi IPB dan anggota Ilmuwan Muda Indonesia, mengomentari fenomena itu. "Sekilas saya lihat itu plume masa air yang berbeda," ujarnya. Plume adalah semacam pola yg terbentuk di permukaan dari warna air yang kontras terlihat.

    Menurutnya, kemungkinan masukan debit sungai tinggi akibat dari curah hujan saat ini yang sedang tinggi. "Sehingga kelihatan jelas plume sedimen yang terbawa dari sungai," tambahnya.

    Menurutnya fenomena ini adalah hal yang biasa, ketika curah hujan tinggi dan debit air meningkat.

    Fenomena ini tidak hanya terjadi di Selat Madura, namun juga terjadi di Selat Gibraltar yang menghubungkan antara Laut Mediterania dan Samudera Atlantik serta memisahkan Spanyol dan Maroko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.