Pendiri Huawei: Kami Bekerja untuk Seluruh Umat Manusia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ren Zhengfei. VGC

    Ren Zhengfei. VGC

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri sekaligus Presiden Huawei  Technologies Co Ltd Ren Zhengfei menyatakan bahwa larangan dan pembatasan Amerika Serikat tidak berdampak signifikan terhadap produk-produk menengah atas Huawei, khususnya teknologi berbasis 5G.

     Intel, Qualcomm, Broadcom Ikuti Google, Ini Keputusan Huawei

    "Kami bekerja untuk kemaslahatan seluruh umat manusia," kata Ren, 72 tahun, kepada wartawan di Shenzhen, Cina, Selasa, 21 Mei 2019.

    Menurut dia, larangan AS tersebut hanya akan berdampak terhadap produk-produk kelas menengah bawah Huawei.

    Namun dia meyakinkan bahwa sebagai perusahaan teknologi ternama tidak seharusnya Huawei terkena dampak tersebut.

    Biro Keamanan Industri Kementerian Perdagangan AS sebelumnya telah menempatkan Huawei dan sejumlah afiliasinya dalam daftar hitam menyusul ketegangan perang dagang negara adidaya itu dengan Cina.

    Atas keputusan pemerintah AS itu, Google menangguhkan kerja sama dengan Huawei untuk perangkat keras dan tidak lagi memberikan lisensi Android kepada Huawei.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.