Peminat 7 Jurusan SBMPTN di ITB Tidak Boleh Buta Warna

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016.  Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016. Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Institut Teknologi Bandung (ITB) menetapkan tujuh fakultas, sekolah, dan program studi yang peminatnya dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tidak boleh buta warna total maupun parsial.

    Baca: Berikut Tips Menristekdikti Agar Siswa Bisa Lolos SBMPTN

    Dari laman resmi ITB, syarat itu berlaku untuk pendaftar ke Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Sekolah Farmasi, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Kimia, Teknik Kimia, dan Teknik Geologi.

    Adapun pada penerimaan mahasiswa jalur SBMPTN 2019, ITB membuka pendaftaran untuk kelompok peserta Sains dan Teknologi (Saintek) dan Sosial Humaniora (Soshum) juga.

    Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerjasama Pendidikan ITB Mindriany Syafila mengatakan, ada satu pilihan baru tahun ini, yaitu Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan di luar Bandung. “Baru dibuka di SBMPTN 2019 di Cirebon,” katanya, Senin, 10 Juni 2019.

    Berikut daya tampung per program studi jalur SBMPTN 2019 dan peminatnya pada 2018.

    Kelompok Sains dan Teknologi (Saintek)

    Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian : 112 (1.671)
    Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan : 136 (2.928)
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam : 180 (2.273)
    Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan kampus Bandung : 136 (2.981)
    Sekolah Farmasi : 60 (1.454)
    Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati program sains: 64 (785)
    Sekolah Teknik Elektro dan Informatika : 238 (4.804)
    Fakultas Teknologi Industri kampus Bandung: 144 (2.365)
    Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara : 120 (3.215)
    Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) : 68 (2.359)
    Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati program rekayasa: 80 (1.171)
    Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan kampus Jatinangor : 32 (900)
    Fakultas Teknologi Industri kampus Jatinangor: 32 (758)
    Fakultas Teknologi Industri kampus Cirebon: 20 (300)
    SAPPK kampus Cirebon : 14 (317)
    FTTM kampus Cirebon: 28 (baru dibuka)

    Kelompok Sosial dan Humaniora (Soshum)

    Fakultas Seni Rupa dan Desain kampus Bandung: 100 (2.859)
    Sekolah Bisnis dan Manajemen : 96 (4.147)
    Fakultas Seni Rupa dan Desain kampus kampus Cirebon : 12 (279)

    Simak artikel lainnya tentang SBMPTN dan ITB di kanal Tekno Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.