Gagal SBMPTN, Ikuti Seleksi Mandiri ITB Bebas Dana Pengembangan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus ITB. Kredit: ITB

    Kampus ITB. Kredit: ITB

    TEMPO.CO, Bandung - Institut Teknologi Bandung atau ITB membuka jalur Seleksi Mandiri, bagi calom mahasiswa yang gagal SNMPTN dan SBMPTN. Berbeda dengan kampus negeri lainnya, ITB membebaskan uang masuk atau dana pengembangan yang biasanya dipatok jutaan hingga ratusan juta rupiah.

    Baca juga: Uang Masuk Mahasiswa Jalur Mandiri Unpad: Rp15 Juta - Rp 250 Juta

    Jalur Seleksi Mandiri ITB akan mulai dibuka pendaftarannya 17 Juni hingga 12 Juli 2019. Biaya seleksi untuk pendaftar Rp 100 ribu. Khusus peminat ke Fakultas Seni Rupa dan Desain Rp150 ribu termasuk untuk biaya tes keterampilan.

    Bagi peserta yang lolos, nantinya hanya akan membayar uang kuliah tunggal (UKT). Besarannya dibagi enam kelompok, mulai dari Rp0, Rp 5 juta, Rp 10 juta, Rp 15 juta, Rp 20 juta, dan tertinggi Rp 25 juta per semester.

    “Tidak ada dana pengembangan,” kata Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerjasama Pendidikan ITB Mindriany Syafila, Senin, 10 Juni 2019.

    Sebelumnya Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Bermawi Priyatna mengatakan, total mahasiswa baru ITB yang akan diterima sebanyak 3.935 orang. Komposisinya SNMPTN dan SBMPTN masing-masing sama 40 persen atau 1.574 orang per jalur. Sementara Seleksi  Mandiri 20 persen atau 815 kursi.

    Pada pelaksanaan Seleksi Mandiri (SM) – ITB, calon mahasiswa dapat memilih paling banyak 2 fakultas/sekolah yang ditawarkan di ITB. Tidak hanya jurusan IPA, calon peserta yang berasal dari lulusan SMA sederajat jurusan IPS bisa memilih Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) di kampus Bandung atau Cirebon, serta Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

    Selain itu ITB juga membuka program studi bagi peserta seleksi yang punya minat khusus. Tawarannya ada selusin yaitu Astronomi, Kimia, Meteorologi, Oseanografi, Teknik Fisika, Manajemen Rekayasa Industri, Teknik Material, Teknik Telekomunikasi, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknologi Pasca Panen (Program Rekayasa), Teknik Biomedis, dan Kewirausahaan.

    Persyaratan pendaftar Seleksi Mandiri ITB memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Punya data prestasi akademik yang tercatat di Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) serta mengunggah nilai Rapor semester 1-6, nilai UTBK SBMPTN 2019, dan tidak diterima sebagai calon mahasiswa ITB melalui jalur seleksi SNMPTN/SBMPTN atau seleksi program Kelas Internasional ITB 2019.

    Khusus untuk pendaftar ke FSRD, ada Tes Keterampilan. Lulusan tahun 2017 dan 2018 dapat mendaftar asalkan memiliki nilai UTBK SBMPTN 2019. Tidak buta warna, baik buta warna total maupun buta warna parsial bagi peminat ke Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Sekolah Farmasi Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Program Studi Kimia, dan Teknologi Pasca Panen. Tata cara pendaftaran dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id.

    Berita lain terkait SBMPTN dan ITB bisa Anda simak di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.