Jam Pintar Lyfe Watch Bisa untuk Bayar MRT dan TransJakarta

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jam pintar Lyfe Watch bisa untuk membayar MRT dan TransJakarta. Kredit: Istimewa

    Jam pintar Lyfe Watch bisa untuk membayar MRT dan TransJakarta. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mendukung gaya hidup sehat dan aktivitas sehari-hari, jam pintar Lyfe Watch dirilis startup Lyfe berkolaborasi dengan BNI pada tanggal 5 Juli lalu, bertepatan dengan HUT BNI ke-73.

    Baca: Lyfe dan BNI Rilis Jam Tangan Pembayaran Pertama di Indonesia

    Jam pintar ini dilengkapi dengan NFC dan teknologi pembayaran non-tunai (cashless) TapCash yang memungkinkan pengguna untuk membayar berbagai kebutuhan sehari-hari dengan cepat dan praktis, tanpa perlu mengeluarkan dompet apalagi kartu.

    “Lyfe Watch, terutama dengan TapCash ini, memang dirancang untuk menunjang aktivitas masyarakat Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi. Di mana segala hal perlu dilakukan secara cepat dan aman,” ungkap Indra Darmawan, CEO Lyfe, saat peluncuran.

    Sebagai realisasinya, Lyfe Watch dapat digunakan oleh penggunanya untuk pembayaran tiket perjalanan MRT dan bus TransJakarta, parkir di Gelora Bung Karno dan beberapa stasiun kereta besar, belanja di minimarket dengan EDC TapCash, hingga tempat rekreasi yang bekerja sama.

    Penggunaan Lyfe Watch untuk membayar hanya cukup menempelkan Lyfe Watch di mesin pembaca dan seluruh transaksi pun dapat selesai dalam sekejap. Sementara untuk pengisian saldo dapat dilakukan melalui aplikasi BNI Mobile dan TapCash Go.

    Selain menjadi jam tangan pembayaran, Lyfe Watch juga berfungsi sebagai fitness and health tracker untuk mendukung gaya hidup sehat pengguna.

    Lyfe Watch dilengkapi dengan fitur step counter, heart rate and blood pressure monitor, hingga calorie tracker. Seluruh fitur Lyfe Watch ini bisa disinkronisasi dengan Lyfe App, sehingga data kondisi tubuh dapat disimpan dan dipantau dengan lebih akurat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.