Kowsar-88 Disebut Jet Tempur Salinan F-5, Apa Beda Keduanya?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat F-5 Tger. (U.S. Air Force photo)

    Pesawat F-5 Tger. (U.S. Air Force photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Iran telah meluncurkan jet tempur latih Kowsar-88 di Pangkalan Udara Iran di Hamedan, Rabu, 16 Oktober 2019. Pesawat tersebut merupakan salinan jet tempur lawas milik Amerika Serkat, F-5.
     
    Namun, apa perbedaan dari dua jet tempur yang diproduksi dua negara berbeda itu? Tempo merangkum spesifikasi kedua jet tersebut, berikut detailnya: 
     
    1. Jet tempur F-5
     
    Jet tempur F-5 dikembangkan oleh Northrop Grumman untuk ekspor melalui program bantuan militer atau MAP pada Februari 1965. Pesawat ini awalnya ditawarkan sebagai pesawat tempur ringan bagi Amerika Serikat, tapi menjadi sangat populer untuk pasar luar negeri.
     
    Ada beberapa varian F-5, di antaranya F-5N yang merupakan pesawat tempur bermesin ganda untuk perang udara-ke-udara.
     
    Ada juga F-5F, versi dua kursi yang merupakan pesawat tempur taktis, biasa digunakan untuk pelatihan dan taktik pertempuran. Pesawat ini memiliki peran sebagai agresor pelatihan dengan kemampuan simulasi pesawat dalam mode tempur.
     
    Pada Februari 2019, Pentagon mengumumkan rencana untuk memperpanjang masa pakai pesawat tempur F-5 Tiger II. Menurut pernyataan Departemen Pertahanan AS (DoD) pada 12 Februari, Northrop Grumman telah dibekali Sistem Perang Udara Angkatan Laut untuk perangkat tambahan yang dirancang untuk memperpanjang masa kerja 44 pesawat pasukan Cadangan Angkatan Laut dan Korps Marinir F-5N.

    Northrop Grumman mendapat gelontoran dana US$ 16,8 juta sebagai kontrak modifikasi yang sebelumnya diberikan untuk  inspeksi pesawat, perbaikan, overhaul, perbaikan darurat, modifikasi, dan dukungan teknik, serta pengadaan komponen yang diperlukan untuk operasi dan pemeliharaan pesawat F-5N / F.

    2. Jet tempur Kowsar-88

    Kowsar-88 / Yasin, pesawat latih tempur produksi Iran dalam terbang perdana 16 Oktober 2019. (foto: FARS News Agency)

    Jet tempur latih Kowsar-88 adalah pesawat latih yang juga bisa digunakan sebagai pesawat tempur ringan.

     
    Sebagai pesawat latih, Kowsar-88/Yasin dilengkapi dua kursi. Ini merupakan prototipe kedua yang dihasilkan Industri Pesawat Terbang Iran Owj Tazarve, setelah April lalu meluncurkan versi jet tempur yang diberi nama Hesa Kowsar.

    Kowsar yang memiliki dua tempat duduk - meniru model jet tempur F-5 Amerika yang pertama kali terbang pada 1959 - telah dianggap sebagai masa depan angkatan udara negara itu. Kowsar pertama kali dibuka ke publik tahun lalu, seperti yang dilaporkan Breitbart News.

    Konsep desain Kowsar-88 dimulai pada Desember 2007, dan menghasilkan pesawat bermesin ganda yang memiliki kemiripan dengan jet AIDC AT-3 Taiwan dan Mikoyan MiG-AT. Program resmi diumumkan pada 2013. Pesawat ini dirancang untuk memaksimalkan penggunaan komponen dari F-5A / B yang sudah pensiun, termasuk sistem avionik dan hidrolika, roda pendarat, dan mesin.

    Pembangunan prototipe Kowsar-88 dimulai pada 2016 setelah permintaan Iran untuk pengadaan 24 jet latih canggih Yak-130 ditolak. Awalnya pesawat dijadwalkan terbang pada Februari 2017, tapi mesin yang dialokasikan digunakan  dan pesawat itu masih belum lengkap ketika diluncurkan di Teheran pada 15 April 2017. 

    Angkatan Udara Iran akan menggunakan 50 Kowsar-88 sebagai jet latih dan pesawat serang ringan mulai 2023. Jika sanksi ditarik, Iran berencana untuk membeli 24 Yakovlev Yak-130 buatan Rusia, dan memensiunkan F-5B Simorgh untuk digunakan sebagai badan pesawat Kowsar-88.

     
    DEFENCE BLOG | BREIBART | AINONLINE

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.