Menengok Canggihnya Kota Masa Depan dari Dubai Expo 2020

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO of Siemens Middle East dan CEO of Siemens LLC Uni Emirat Arab, Dietmar Siersdorfer, kepada wartawan di kantor Siemens, Abu Dhabi, Minggu, 20 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    CEO of Siemens Middle East dan CEO of Siemens LLC Uni Emirat Arab, Dietmar Siersdorfer, kepada wartawan di kantor Siemens, Abu Dhabi, Minggu, 20 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Nuansa semangat penyelenggaraan Dubai Expo 2020 sudah dapat terasa sejak kaki menginjak maskapai Emirates. Mulai dari poster hingga video dapat dilihat di sejumlah titik di dalam maskapai kebanggaan Uni Emirat Arab itu.

    Pagelaran World Expo tahun depan memang akan mengambil tempat di Dubai, Uni Emirat Arab. Bersiap sejak jauh-jauh hari, Dubai tak sembarang untuk menjadi tuan rumah dengan mengusung konsep kota pintar (smart city). Nantinya, expo akan digelar di tanah seluas 438 hektare.

    Perusahaan teknologi asal Jerman, Siemens, digandeng untuk merancang sistem smart city. Teknologi Siemens nantinya akan hadir dalam setiap bangunan, setiap fasilitas, setiap booth stand negara-negara yang menjadi peserta World Expo.

    "Nantinya, teknologi yang akan dipakai di wilayah ini akan ramah lingkungan, ekonomis dalam penggunaan hidrogen. Kami menggunakan IoT (Internet of Things) dalam pengoperasian sistemnya," ujar CEO of Siemens Middle East dan CEO of Siemens LLC Uni Emirat Arab, Dietmar Siersdorfer, kepada wartawan di kantor Siemens, Abu Dhabi, Minggu, 20 Oktober 2019.

    Konsep smart city yang akan diterapkan Siemens di Dubai Expo 2020, saat dijelaskan di Dubai, Uni Emirat Arab, 20 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    IoT memang menjadi kunci dari sistem smart city yang dibangun di Dubai Expo 2020. Seluruh pemantauan dan pengendalian bangunan di sana akan dilakukan secara digital menggunakan MindSphere, sebuah sistem operasi berbasis cloud untuk IoT. Mulai dari air conditioner (AC), penggunaan air, hingga traffic light di jalanan akan terhubung ke MindSphere.

    Dengan sistem yang terdigitalisasi di semua aspek, Siemens sebagai penyedia teknologi meyakini pengumpulan serta analisis data untuk pengambilan keputusan yang tepat akan dapat dilakukan secara cepat. Teknologi ini juga, akan membantu Expo 2020 Dubai dalam mencapai target untuk efisiensi energi, kenyamanan, keselamatan dan keamanan.

    World Expo yang digelar tiap lima tahunan itu memang terkenal dengan banyaknya inovasi yang muncul untuk teknologi masa depan. Mulai dari diperkenalkannya telepon di Philadelphia Expo 1876, hingga mesin X Ray di New York Expo 1901. Dietmar berharap konsep smart city yang digaungkan ini pun dapat diterapkan ke depannya di tempat-tempat lain.

    "Melalui proyek pameran ini, Siemens ingin menunjukkan bagaimana teknologi IoT dapat digunakan dalam mengubah data besar menjadi data pintar, sehingga membuat kota lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.