Nadiem Makarim Berjanji Sederhanakan Kurikulum

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (tengah) didampingi istri Franka Franklin (kanan) dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi (kiri) memakai jaket PGRI saat acara puncak peringatan HUT ke-74 PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. ANTARA

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (tengah) didampingi istri Franka Franklin (kanan) dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi (kiri) memakai jaket PGRI saat acara puncak peringatan HUT ke-74 PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berjanji untuk menyederhanakan kurikulum saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019.

    Nadiem juga berjanji menyederhanakan peraturan, memperbaiki sistem tunjangan, dan meningkatkan kualitas pendidik.

    "Saya juga mengajak para kepala sekolah untuk mengubah paradigma pendidikan, berubah menjadi melayani guru dan siswa di seluruh Indonesia. Saya inginkan mulai minggu depan mengubah paradigma melayani dan membantu," katanya.

    "Reformasi pendidikan dengan peningkatan kualitas SDM, mutu, dan kesejahteraan ini harus semua pihak ikut peran dalam menjalankannya. Saya mohon bantuan semua agar tercipta itu dan dengan begitu para siswa atau pendidikan akan unggul ke depan," katanya.

    Nadiem juga mengapresiasi PGRI, yang telah puluhan tahun memperjuangkan pemenuhan hak para guru dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    "Dari semua inspirasi yang saya terima paling terkesan kisah para guru di lapangan dan pelosok-pelosok untuk meningkatkan pendidikan di daerah. Marilah mengapresiasi para penggerak guru di wilayah Indonesia," katanya.

    Ketua Umum PB PGRI Unifa Rosyidi juga mengapresiasi dukungan dan kepedulian pemerintah terhadap para guru.

    "Hari ini terdaftar 37 ribu hadir dengan penuh semangat mengisi stadion ini. Pada HUT ini PGRI memberikan penghargaan kepada Pak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin. SDM Maju Indonesia Unggul, visi ini berarti mengikutsertakan para guru untuk mewujudkan itu," katanya.

    Dia berharap pemerintah mewujudkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik.

    "Saya minta juga kepada para guru untuk komitmen mengabdi dengan maksimal dan terus tingkatkan kualitas dengan terus belajar, saya yakin pemerintah juga akan membantu para guru dalam peningkatan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.