Bengkulu Tetapkan Koridor Gajah Agar Habitatnya Menyatu

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor induk gajah sumatera yang diberi nama Seruni terlihat bersama seekor anaknya di tepi jalan di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (3/12/2019). (FOTO ANTARA/HO-BBKSDA Riau)

    Seekor induk gajah sumatera yang diberi nama Seruni terlihat bersama seekor anaknya di tepi jalan di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (3/12/2019). (FOTO ANTARA/HO-BBKSDA Riau)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meluncurkan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) koridor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di kawasan bentang alam Seblat yang mencakup wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan Mukomuko.

    "Kami berkomitmen melestarikan gajah sumatra yang ada di Provinsi Bengkulu," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah  melalui video yang diputar panitia pada peluncuran KEE Koridor Gajah Sumatera Lanskap Seblat di Bengkulu, Kamis, 5 Desember 2019.

    KEE koridor gajah sumatera di lanskap Seblat Bengkulu ini dibentuk melalui Surat Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor 4 Tahun 2017.

    Peluncuran KEE ini merupakan titik awal dari serangkaian kegiatan dalam upaya melestarikan gajah sumatera di Bengkulu.

    Untuk menjalankan KEE telah dibentuk Forum Kolaborasi Pengelolaan KEE yang terdiri dari berbagai unsur yaitu instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), perusahaan, masyarakat, dan akademisi.

    Bertindak selaku ketua pada forum ini adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu yang mempunyai tugas dan tanggung jawab mengkoordinir kegiatan perlindungan dan pelestarian gajah sumatera.

    Sekretaris Forum KEE Ali Akbar dari Kanopi Bengkulu mengatakan bahwa gajah sumatera termasuk dalam satwa kunci yang dilindungi dan perlu untuk dilestarikan. Habitat dan populasinya terdapat di bentang Seblat Bengkulu terdiri dari kawasan hutan produksi terbatas, hutan konservasi hingga perkebunan yang dikelola pihak swasta.

    Pembentukan kawasan esensial ini berfungsi menyatukan habitat gajah yang selama ini terpisah-pisah dan tidak ada jalur penghubung. Kondisi ini membuat antar kelompok gajah terkotak-kotak yang mengancam populasi dan masa depan gajah.

    Mengingat pentingnya koneksi antar kelompok gajah sumatera inilah maka pemerintah bersama pemangku kepentingan mengupayakan pembangunan koridor sehingga kelompok gajah saling terkoneksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.