Tak Semua Pasien COVID-19 Diterima di RS Rujukan, Ini Jawabnya

Pengunjung duduk di ruang tunggu pasien IGD di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19, di Jakarta, 24 Maret 2020. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Rita Rogayah, meminta agar rumah sakit atau pelayanan kesehatan lainnya dapat memilah atau melakukan seleksi pasien melalui triase. Dia menunjuk kepada pembagian tiga klasifikasi sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan COVID-19.

Menurut Rita, triase penting untuk menghindari lonjakan pasien saat kapasitas rumah sakit dan tenaga medis terbatas. Selain tidak semua pasien yang dinyatakan positif COVID-19 harus dirawat di rumah sakit. “Sebaiknya dipilah: ringan, sedang, dan berat,” ujar dia dalam konferensi pers yang dilakukan secara live streaming di akun YouTube BNPB Indonesia, Rabu, 8 April 2020.

Rita mengungkapkan menerapkan pemilahan itu di RS Persahabatan. Pasien COVID-19 dengan gejala ringan dimintanya melakukan isolasi mandiri di rumah.

RS Persahabatan rata-rata menerima kasus ringan COVID-19 sebanyak 30-40 persen, kasus sedang 30-60 persen dan kasus berat sebesar 12-15 persen. "Untuk kasus positif yang sudah dinyatakan sebagai COVID-19 bila tidak ada gejala atau kasusnya ringan itu sebetulnya bisa kita lakukan karantina rumah," kata dia.

Kemudian bagi pasien yang sudah menunjukkan gejala serius, maka bisa dilarikan ke rumah sakit rujukan terdekat. Saat ini, Rita berujar, rumah sakit rujukan hanya diprioritaskan untuk pasien dengan kondisi kasus sedang dan berat dengan penanganan serta fasilitas khusus.

Rita juga menjelaskan, saat ini RS Persahabatan telah mengembangkan fasilitas dan tenaga medis untuk penanganan pasien COVID-19 dengan kapasitas 100 tempat tidur, dari sebelumnya hanya memiliki 24 ruangan isolasi khusus.

Dia berharap masyarakat juga dapat memahami bahwa kasus sedang dan berat COVID-19 harus ditangani oleh tim medis dan mendapat ruangan khusus. “Rumah sakit akan menyeleksi pasien dari klasifikasi indikasi rawat dari kasusnya tersebut,” kata Rita menegaskan.

Apabila kasusnya ringan, Rita menambahkan, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit darurat COVID-19 di Wisma Atlet atau rumah sakit darurat lainnya di daerah. Sebaliknya bagi pasien dengan kasus sedang dan berat harus dirawat di rumah sakit rujukan. “rumah sakit rujukan siap menangani untuk kasus-kasus sedang atau berat," ujar dia.






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

21 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

21 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

1 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

2 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

2 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

2 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

2 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.


Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

3 hari lalu

Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

Yuni Shara sengaja menggunakan gaun tanpa lengan agar memudahkannya menerima suntikan vaksin di lengan kirinya.


Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

Harga minyak dunia naik 1 persen karena ekspektasi permintaan menguat dipicu menggeliatnya aktivitas ekonomi Cina.