Dokter Amerika: COVID-19 Bisa Bikin Orang Muda Stroke Mendadak

Warga berjemur di Central Park di tengah wabah virus Corona di New York, AS, 6 April 2020. Warga tetap mencoba menerapkan social distancing dengan memberi jarak antar warga lain saat menikmati sinar matahari yang cerah. REUTERS/Eduardo Munoz

TEMPO.CO, Jakarta - Para dokter di Mount Sinai Health System, New York, Amerika Serikat, memperingatkan kalau virus corona dapat menyebabkan stroke mendadak pada orang dewasa di usia antara 30-40-an yang tidak sakit parah. Mereka percaya ada bukti yang berkembang bahwa COVID-19 dapat menyebabkan darah menggumpal dengan cara yang tidak biasa.

"Virus ini tampaknya menyebabkan peningkatan pembekuan di pembuluh darah besar, yang menyebabkan stroke parah," kata ahli bedah saraf Thomas Oxley, seperti dikutip dari laman New York Post, Kamis, 23 April 2020. 

Oxley mengatakan kalau dia dan rekan-rekannya biasa mencatat kurang dari dua pasien per bulan pada orang di bawah usia 50 tahun, tapi dalam periode dua minggu selama pandemi, mereka merawat lima. Temuan mereka akan dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine.

Menurut Oxley, laporan dia dan timnya menunjukkan peningkatan hingga tujuh kali lipat kejadian stroke mendadak pada pasien muda selama dua minggu terakhir. "Sebagian besar pasien ini tidak memiliki riwayat medis masa lalu dan berada di rumah dengan gejala ringan COVID-19. Dalam dua kasus di antaranya bahkan tanpa gejala," kata dia.

Semua pasien itu, Oxley berujar, dinyatakan positif infeksi virus itu dan dua di antara mereka dilaporkan sempat menunda untuk memanggil ambulans. Laporan itu bisa sangat meresahkan di New York karena pemerintahan kota setempat telah menyarankan warganya tidak menelepon 911 kecuali sudah memiliki gejala parah, seperti kesulitan bernapas.

Imbauan diberikan agar masyarakat tidak membanjiri tempat-tempat layanan kesehatan yang sudah penuh karena New York termasuk episentrum wabah penyakit virus corona 2019 di Amerika Serikat. Beberapa warga bahkan sekarang enggan mengunjungi rumah sakit karena takut tertular virus di sana.

Oxley mengatakan timnya mendesak orang-orang untuk memperhatikan gejala virus corona COVID-19 dan menghubungi 911 jika mereka yakin mereka menderita stroke. Dia mengingatkan adanya mnemonic device--teknik untuk memudahkan mengenali tanda-tanda stroke yaitu FAST. Artinya F untuk wajah terkulai; A untuk kelemahan lengan; S untuk kesulitan bicara, dan T untuk waktu menelepon 911.

NEW YORK POST | CNN






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

3 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

3 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Selain Menyehatkan, Pisang Bisa Bersihkan Noda di Baju

10 jam lalu

Selain Menyehatkan, Pisang Bisa Bersihkan Noda di Baju

Pisang tak hanya baik untuk kesehatan, bisa juga untuk membersihkan noda di baju


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

20 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

1 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.


Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

2 hari lalu

Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

Yuni Shara sengaja menggunakan gaun tanpa lengan agar memudahkannya menerima suntikan vaksin di lengan kirinya.