NASA Tunda Peluncuran Wahana Mars Perseverance Hingga 30 Juli

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panorama Mars yang menakjubkan dikenal sebagai Perseverance Valley merupakan tempat peristirahatan terakhir NASA Opportunity. Kredit: NASA/JPL-Caltech

    Panorama Mars yang menakjubkan dikenal sebagai Perseverance Valley merupakan tempat peristirahatan terakhir NASA Opportunity. Kredit: NASA/JPL-Caltech

    TEMPO.CO, Jakarta - Mesin rover Perseverance milik NASA yang rencananya diluncurkan ke Planet Mars untuk mencari tanda kehidupan, ternyata harus mengalami penundaan hingga 30 Juli. Penundaan selama 8 hari dari target sebelumnya sudah dikonfirmasi oleh pihak NASA pada tanggal 30 Juni.

    “Garis sensor oksigen cair menghasilkan data yang keliru saat pengujian wet dress rehearsal, beberapa waktu tambahan diperlukan bagi tim untuk memeriksa dan mengevaluasi,” tulis website NASA, Sabtu, 30 Juni 2020. 

    Sebelumnya, peluncuran rover Perseverance ini sudah mengalami pengunduran berulang kali. Jadwal peluncuran rover ini diperkirakan antara 17 Juli hingga 11 Agustus.

    Pengunduran pertama dari tanggal 17 menjadi 20 Juli disebabkan karena alat derek yang rusak, sedangkan pengunduran kedua dari tanggal 20 hingga 22 Juli disebabkan karena potensi masalah kontaminasi dengan ground support lines.

    Peluncuran rover menuju Mars memiliki rentang waktu yang tipis karena memerlukan penjajaran yang tepat antara Planet Bumi dan Mars. Apabila rover dengan budget US$ 2.7 miliar ini tidak bisa meluncur dalam waktu yang sudah ditentukan, maka rover tersebut harus menunggu 26 bulan lagi.

    Rover Perseverance direncanakan akan mendarat dalam Kawah Jezero Mars pada tanggal 18 Februari 2021. Rover beroda enam ini akan mencari tanda-tanda kehidupan karena terdapat sisa danau dan delta sungai miliaran tahun yang lalu.

    Tidak hanya itu, rover Perseverance akan mengumpulkan banyak sampel-sampel dari Planet Mars. Setidaknya pada awal 2031, dengan kerja sama antara NASA dan Badan Antariksa Eropa, rover ini akan mencoba teknologi eksplorasi baru, yakni alat untuk menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang didominasi oleh karbondioksida, dan helikopter kecil bernama Ingenuity.

    SPACE | ENGADGET | FERDINAND ANDRE | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.