Pakar Sebut Bersepeda Bersama Rawan Penyebaran Covid-19

Reporter

Editor

Erwin Prima

Warga bersepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad, 19 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Banjarmasin - Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan Prof Syamsul Arifin menyoroti olahraga bersepeda yang kini "booming" menyusul berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) rawan transmisi Covid-19.

"Gowes bersama ini rawan transmisi Covid-19 jika kita tidak waspada yaitu mengabaikan protokol kesehatan," terang dia di Banjarmasin, Senin, 20 Juli 2020.

Menurut Syamsul, tidak ada yang salah dalam setiap kegiatan olahraga termasuk bersepeda. Namun kondisi pandemi mengharuskan semua orang wajib beradaptasi untuk mencegah terpapar virus yang tengah mewabah.

Apalagi dalam bersepeda, dia melihat lebih banyak dilakukan secara bersama-sama alias komunitas, sehingga rawan terjadinya penyebaran Covid-19.

Terlebih para pesepeda, sebagian atau justru kebanyakan tak mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan menjaga jarak satu sama lain saat berkumpul.

Syamsul menjelaskan, masyarakat harus memahami jika penularan Covid-19 bersifat komunal, di mana hasil penelitian banyak orang yang terpapar ketika berada di komunitas ataupun tempat keramaian seperti pasar termasuk aktivitas olahraga bersama.

"Makanya sering disebut klaster ketika ada orang terpapar dari sumber atau asal lokasi kegiatan yang sama," beber Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM itu.

Untuk itulah, dia mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan termasuk saat melakukan kegiatan olahraga.

Saran dia, jika olahraga berat yang tak bisa menggunakan masker sebaiknya tetap dilakukan di rumah atau lokasi yang terbatas alias tidak berkumpul banyak orang secara berdekatan.

"Karena olahraga berat seperti lari, kalau pakai masker bisa sesak napas. Jadi lakukan di rumah saja dengan treadmill atau alat bantu lainnya," timpalnya.

Terkait sepeda sendiri, menurut Syamsul bisa olahraga ringan dan bisa pula berat tergantung rute dan jarak tempuhnya. Jadi, ketika gowes bersama, tetap patuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan.

"Karena kita tidak tahu siapa yang sedang terjangkit virus atau tidak. Apalagi ada orang tanpa gejala alias tidak menunjukkan dia sedang sakit, namun bisa menularkan virus corona ke orang lain," pungkasnya.

ANTARA






PSI Desak Pemprov DKI Jakarta Percepat Vaksinasi Booster

2 jam lalu

PSI Desak Pemprov DKI Jakarta Percepat Vaksinasi Booster

Pemprov DKI didesak mempercepat vaksinasi booster seiring dengan naiknya kasus positif Covid-19 di Jakarta. Demikian pula BOR rumah sakit.


Mantan Pelatih Timnas Indonesia Benny Dollo Dirawat Intensif di RSU Tangsel

2 jam lalu

Mantan Pelatih Timnas Indonesia Benny Dollo Dirawat Intensif di RSU Tangsel

Mantan pelatih Timnas Indonesia Benny Dollo menjalani perawatan di RSU Tangsel. Sesak nafas dan juga diketahui positif Covid-19.


Covid Meledak di Makau, Kasino Sepi Nyaris Tanpa Pengunjung

8 jam lalu

Covid Meledak di Makau, Kasino Sepi Nyaris Tanpa Pengunjung

Makau melaporkan 89 kasus virus corona baru pada Selasa, namun kasino tetap buka meskipun hampir tidak tampak penjudi datang.


Liburan bersama Keluarga kala Masih Pandemi Covid-19, Ini Pesan Dokter Reisa

21 jam lalu

Liburan bersama Keluarga kala Masih Pandemi Covid-19, Ini Pesan Dokter Reisa

Dr. Reisa Broto Asmoro meminta setiap keluarga memperhatikan secara cermat kondisi pandemi COVID-19 di suatu daerah saat mengajak anak-anak berlibur.


Anies Baswedan Pernah Datangi Kantor Pusat ACT dan Apresiasi Cepatnya Tindakan

1 hari lalu

Anies Baswedan Pernah Datangi Kantor Pusat ACT dan Apresiasi Cepatnya Tindakan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menggandeng ACT dalam program Jakarta Care Line.


Update Covid-19 Per 4 Juli: Kasus Bertambah 1.434 Orang, Meninggal 9

1 hari lalu

Update Covid-19 Per 4 Juli: Kasus Bertambah 1.434 Orang, Meninggal 9

Pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 1.868 orang.


Presiden Jokowi Prediksi Puncak Ketiga Covid-19 Mulai Pekan Depan, PPKM Diperpanjang Hingga 1 Agustus

1 hari lalu

Presiden Jokowi Prediksi Puncak Ketiga Covid-19 Mulai Pekan Depan, PPKM Diperpanjang Hingga 1 Agustus

Presiden Jokowi memprediksi puncak kasus Covid-19 di Tanah Air akan terjadi mulai pekan depan. Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi.


PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang Hingga 1 Agustus 2022, Hanya Satu Daerah yang Belum Level 1

1 hari lalu

PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang Hingga 1 Agustus 2022, Hanya Satu Daerah yang Belum Level 1

Hanya satu daerah yang tak masuk ke level 1 dalam PPKM Luar Jawa Bali kali ini.


Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi Pernyataan Wapres Ma'ruf Amin Soal Masker

1 hari lalu

Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi Pernyataan Wapres Ma'ruf Amin Soal Masker

Budi Gunadi Sadikin menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan baru soal penggunaan masker.


Presiden Jokowi Tetapkan Vaksin Booster Jadi Syarat Izin Keramaian dan Perjalanan

1 hari lalu

Presiden Jokowi Tetapkan Vaksin Booster Jadi Syarat Izin Keramaian dan Perjalanan

Presiden Jokowi resmi menetapkan vaksinasi dosis ketiga alias vaksin booster jadi syarat untuk izin keramaian dan perjalanan.