SMMPTN, Unsyiah Terima 2.417 Calon Mahasiswa Baru dari 8.799 Pendaftar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta barada di ruangan transit sambil menunggu dimulainya Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Ahad, 5 Juli 2020. UTBK-SBMPTN yang diikuti sekitar 9.000 peserta dari berbagai daerah itu berlangsung hingga 11 Juli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencengah penyebaran COVID-19. ANTARA/Ampelsa

    Sejumlah peserta barada di ruangan transit sambil menunggu dimulainya Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Ahad, 5 Juli 2020. UTBK-SBMPTN yang diikuti sekitar 9.000 peserta dari berbagai daerah itu berlangsung hingga 11 Juli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencengah penyebaran COVID-19. ANTARA/Ampelsa

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sejumlah kampus perguruan tinggi negeri telah mengumumkan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi (SMMPTN) 2020. Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, misalnya, menyatakan telah menerima sebanyak 2.417 dari 8.799 peserta yang ikut seleksi Jalur Mandiri non-subsidi itu sebagai calon mahasiswa baru.  

    “Pengumuman hasil SMMPTN telah diumumkan pada 30 Agustus 2020 lalu melalui laman https://smmptn.unsyiah.ac.id/ dan https://pengumuman.smmptnbarat.id/,” kata Rektor Unsyiah, Profesor Samsul Rizal di Banda Aceh, Senin 31 Agustus 2020.

    Ia menyebutkan peserta SMMPTN yang lulus tersebut terdiri dari sebanyak 1.149 orang lulus di bidang Sains dan Teknologi (Saintek) dan 1.268 orang lulus di bidang Sosial dan Humaniora (Soshum). Mereka tersebar di 12 fakultas yang ada di Unsyiah.

    Seperti yang juga berlaku di PTN lain, bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SMMPTN dapat mengikuti beberapa tahapan berikutnya untuk ditetapkan menjadi mahasiswa baru. Termasuk dalam tahapan itu adalah pengisian biodata Uang Kuliah Tunggal Berkeadilan (UKTB). 

    “Tahapan ini wajib diikuti peserta sebagai persyaratan pendaftaran ulang sebelum memulai perkuliahan,” kata Samsul.

    Selanjutnya, pendaftaran ulang dan pembekalan mahasiswa baru tahun ini akan berbeda dari biasanya. Unsyiah akan meminimalisir tatap muka langsung dan lebih mengutamakan pertemuan secara daring yang bertujuan menekan penyebaran Covid-19.

    Baca juga:
    ITB Punya Kolam Indonesia Tenggelam di Tengah Kampus, Begini Mitosnya

    Perjuliahan dijadwalkan dimulai 14 September 2020 yang akan dilakukan secara video conference Zoom. Orientasi Informasi Kampus (Osimpus) dan Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (Pakarmaru) juga dilakukan secara daring. Kedua pembekalan ini akan berlangsung dengan jadwal berbeda.

    “Mahasiswa dapat memantau website https://orientasionline.unsyiah.ac.id/ dan melakukan pendaftaran Pakarmaru melalui https://pakarmaru.unsyiah.ac.id/,” kata Rektor Unsyiah itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Sukses yang Harus Diadopsi Pengusaha di Masa Pandemi Covid-19

    Banyak bisnis menderita di 2020 akibat pandemi Covid-19.