Seekor Beruang Madu Kena Jerat di Pidie Jaya, Kakinya Harus Diamputasi

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter hewan BKSDA Taing Lubis memantau kondisi beruang madu yang terkena jerat di Kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh, Jumat, 11 Desember 2020. Kredit: Antara Aceh/M Haris SA

    Dokter hewan BKSDA Taing Lubis memantau kondisi beruang madu yang terkena jerat di Kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh, Jumat, 11 Desember 2020. Kredit: Antara Aceh/M Haris SA

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan seekor beruang madu (helarctos malayanus) ditemukan terperangkap jerat di Kabupaten Pidie Jaya.

    Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto di Banda Aceh, Sabtu, 12 Desember 2020, mengatakan beruang tersebut ditemukan terjerat di sekitar perkebunan masyarakat di Gampong (desa) Sarah Mane, Kecamatan Meurah Dua, pada Selasa lalu.

    "Beruang tersebut ditemukan masyarakat terjerat. Kemudian dilaporkan kepada BKSDA agar mengirimkan tim menyelamatkan beruang madu tersebut," kata Agus Arianto.

    Beruang madu tersebut berjenis kelamin betina, berusia sekitar delapan tahun. Terkena jerat pada kaki belakang sebelah kanan. Luka jeratan terlihat cukup parah, sehingga dievakuasi ke Banda Aceh.

    "Kondisi beruang madu tersebut berangsur baik. Tim BKSDA terus memantau perkembangan kesehatan beruang madu tersebut," kata Agus Arianto.

    Sementara Andi Aswinsyah, staf BKSDA Aceh, yang bertanggung jawab terhadap penanganan beruang madu itu menyebutkan kondisinya semakin membaik.

    "Beruang madu itu diperkirakan terkena jerat selama tujuh hari sebelum dievakuasi. Kondisi lukanya sudah membusuk dan berulat, sehingga kaki belakang kanan yang terkena jerat terpaksa diamputasi," kata Andi Aswinsyah.

    Dia menyebutkan kaki depan kiri beruang tersebut juga sudah putus. Kaki di bagian kuku beruang itu putus diduga terkena jerat dan sembuh sendiri secara alami.

    "Jerat yang mengenai beruang tersebut diperkirakan untuk babi. Kami mengimbau masyarakat tidak memasang jerat karena berbahaya bagi keselamatan satwa dilindungi seperti beruang," kata Andi Aswinsyah.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.