Sapuan Angin Kencang dan Hujan Petir Kejutkan Yogya, Apa Kata BMKG?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi angin kencang. time.com

    Ilustrasi angin kencang. time.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Hujan lebat disertai angin kencang tiba-tiba menyapu Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul Rabu sore, 3 Februari 2021, sekitar pukul 17.55-17.56 WIB. Bukan sekadar angin kencang, sambaran petir dirasa sangat dekat ke permukaan. 

    “Suara petir dar-dor-dar-dor di atas rumah, seperti dekat sekali,” ujar Ridwan, warga Jejeran Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

    Lain halnya Rio Ardian, warga Wirobrajan Kota Yogyakarta, yang saat kejadian sedang perjalanan pulang dari arah Godean, Sidomoyo Sleman. Ia terpaksa menepikan sepeda motornya karena khawatir dengan petir yang menghiasi langit sepanjang perjalanan. “Petirnya kok seperti deket-deket banget,” ujar pengusaha mi itu.

    Sholilul Hadi, warga Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta menambahkan angin kencang menyebabkan atap seng di rumahnya beterbangan. Amuk angin yang sama menyisakan jejaknya di Jalan Brigjend Katamso Pojok Beteng Wetan Kota Yogyakarta berupa pohon tumbang dan menghalangi jalan itu.

    Aktivitas petir di langit Yogyakarta itu terbaca alat Nexstorm di Stasiun Geofisika, BMKG Yogyakarta, pada pukul 17.56 WIB. Sedang dari citra radarnya diketahui kecepatan angin maksimum 45-60 kilometer per jam.

    Kecepatan angin di kisaran itu bertiup di wilayah Kulon Progo (Girimulyo, Pengasih, Nanggulan, Kokap) pada pukul 17.20 WIB dan wilayah Sleman (Minggir, Moyudan, Godean, Gamping) pada pukul 17.40 WIB.

    “Saat ini wilayah DIY diprakirakan masuk puncak musim hujan, sehingga kondisi petir seperti ini tergolong normal,” ujar Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas dalam keterangannya.

    BMKG sendiri telah mengeluarkan imbauan peringatan dini cuaca per yang memperingatkan masyarakat agar waspada hujan dan angin kencang juga petir antara pukul 18.25-20.00 WIB. Adapun wilayah terdampak meliputi lima kabupaten/kota di DIY hampir secara merata.

    Dari citra radar satelit terakhir pukul 18.30 WIB, disebutkan potensi hujan ringan sampai lebat terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Kulon Progo, Sleman, dan Bantul. Sedangkan Gunungkidul wilayah yang patut waspada antara lain Kecamatan Wonosari, Purwosari, Panggang, Patuk, Paliyan, Playen, Gedangsari, dan Nglipar. 

    Baca juga:
    BMKG: Waspada Curah Hujan Tinggi dan Potensi Banjir Awal Februari

    Tak disebutkan lagi perihal angin kencang. “Pergerakan awan ke arah timur,” ujar Reni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.