Satu Virus Covid-19 Hybrid Ditemukan di Amerika, Kombinasi Dua Varian

Reporter

Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Dua varian SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19, telah berkombinasi membangun galur dengan genom baru. Peristiwa 'rekombinasi' itu ditemukan dalam satu sampel virus di California, Amerika Serikat, yang langsung menyalakkan peringatan kemungkinan adanya fase baru lagi dari pandemi saat ini.

Virus hibrida itu adalah hasil dari rekombinasi varian B.1.1.7 yang diketahui pertama menyebar di Inggris dan sangat menular, dan varian lokal B.1.429 yang muncul di California. Spekulasi pun berkembang kalau hasil kombinasi itu berada di balik gelombang kasus baru Covid-19 di Los Angeles saat ini. Alasannya, varian baru hasil rekombinan ini mungkin membawa sebuah mutasi yang membuatnya resisten terhadap beberapa antibodi dalam tubuh--seperti mutasi yang dimiliki varian B.1.429.

Baca juga:
Berita Terkini Covid-19 Global: Inggris Geser Rusia, Virusnya Bermutasi Lagi

Rekombinan itu ditemukan Bette Korber, peneliti di Los Alamos National Laboratory, New Mexico, Amerika Serikat, yang kemudian mengungkapnya dalam forum New York Academy of Sciences pada 2 Februari 2021. Dia menyatakan telah melihat buktinya dengan sangat jelas dalam basisdata genom virus corona Covid-19 yang dihimpunnya.

Jika terkonfirmasi, virus Covid-19 hasil rekombinan itu menjadi yang pertama terdeteksi dalam pandemi saat ini. Pada Desember dan Januari lalu, dua kelompok riset yang bekerja terpisah melaporkan kalau mereka belum melihat bukti adanya rekombinasi seperti yang disaksikan Korber. Sekalipun mereka mengaku sudah berharap melihatnya karena kombinasi sangat umum terjadi dalam keluarga besar virus corona.

Tidak seperti mutasi biasanya, di mana setiap perubahan terakumulasi di setiap waktu, hasil rekombinasi dua varian bisa membawa beberapa mutasi sekaligus. Seringkali, perubahan-perubahan itu memang tak memberi keuntungan bagi si virus, tapi beberapa kali sebaliknya.

Menurut François Balloux dari University College London, rekombinasi yang terjadi bisa menjadi petunjuk penting untuk perubahan evolusioner. Di antaranya tentang bagaimana SARS-CoV-2 berawal.

Rekombinasi pertama inipun bisa membimbing kepada kemunculan varian baru dan bahkan berbahaya, meski belum jelas seberapa besar ancamannya. Korber baru melihat satu genom rekombinan itu di antara ribuan ekuensing yang dia lakukan. Belum diketahui pula apakah virus itu ditularkan dari satu orang ke orang lain ataukah hanya di satu orang.

Kemunculan sejumlah varian baru virus Covid-19 diketahui telah menyediakan bahan mentah untuk rekombinasi-rekombinasi. Ini karena setiap orang bisa saja terinfeksi sekaligus oleh varian virus corona yang berbeda-beda. "Dan kita mungkin akan segera sampai ke titik di mana terjadi begitu banyak rekombinan," kata Sergei Pond dari Temple University, Pennsylvania.

Dia juga bekerja melacak rekombinan dengan saling membandingkan ribuan genom hasil sekuensing yang telah diunggah ke basisdata. Sejauh ini dia menyatakan tidak melihat bukti penyebaran luas virus hasil rekombinasi. "Masalahnya, semua virus corona itu melakukannya, jadi pertanyaannya bukan lagi apakah mereka akan berekombinasi tapi kapan," kata Pond.

Implikasi dari temuan Korber belum diketahui pasti karena ilmu biologi rekombinan juga masih banyak belum diketahui. Tapi yang jelas dia akan membawa mutasi yang membuat B.1.1.7 lebih mudah menginfeksi sel dan mutasi yang membuat B.1.429 bisa mengatasi beberapa antibodi tubuh.

Baca juga:
Berita Terkini Covid-19 Global: Indonesia Telah Langkahi Peru

"Jenis ini memungkinkan virus Covid-19 memiliki keduanya, lebih infektif dan lebih resisten juga," kata Korber dalam pertemuan di New York.

NEWSCIENTIST






Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

3 jam lalu

Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

Pemerintah Burkina Faso menyatakan pemberian izin pertambangan emas kepada Nordgold bukan karena perusahaan itu berasal dari Rusia


BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

5 jam lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.


Militer AS Kumpulkan Serpihan Balon Mata-mata China, Republik Nilai Biden Lemah

9 jam lalu

Militer AS Kumpulkan Serpihan Balon Mata-mata China, Republik Nilai Biden Lemah

Militer AS mencari serpihan balon mata-mata China yang ditembak jatuh dalam kisah mata-mata dramatis yang semakin memperkeruh hubungan kedua negara.


19 Tahun Facebook, Begini Mark Zukerberg Mula-mula Rancang Platform Ini

13 jam lalu

19 Tahun Facebook, Begini Mark Zukerberg Mula-mula Rancang Platform Ini

Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004. Begini awal mula ia membangun dan kemudian mengembangkan fiturnya.


Rusia Sebut AS Raja Bohong, Minta PBB Selidiki Perang Irak

13 jam lalu

Rusia Sebut AS Raja Bohong, Minta PBB Selidiki Perang Irak

Rusia kembali mengungkit peran Amerika Serikat dalam perang Irak. Sebut AS adalah sumber kebohongan.


Fakta Balon Mata-Mata Cina, Sempat Dikira Bintang hingga Akhirnya Ditembak Jatuh

1 hari lalu

Fakta Balon Mata-Mata Cina, Sempat Dikira Bintang hingga Akhirnya Ditembak Jatuh

Balon mata-mata Cina terbang di wilayah AS. Dibantah oleh pemerintah Cina sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh militer AS.


Kabur ke AS, Eks Presiden Brasil Kini Makan KFC dan Tinggal di Rumah Kecil

1 hari lalu

Kabur ke AS, Eks Presiden Brasil Kini Makan KFC dan Tinggal di Rumah Kecil

Eks Presiden Brasil, Jair Bolsonaro berada di Amerika Serikat di tengah penyelidikan tentang kerusuhan yang melibatkan dirinya.


Cina Kecam Keras Penembakan Balon Mata-mata, Sebut AS Berlebihan

1 hari lalu

Cina Kecam Keras Penembakan Balon Mata-mata, Sebut AS Berlebihan

Balon mata-mata yang terbang di langit Cina ditembak jatuh oleh Amerika Serikat. Cina memprotes keras.


Menengok Lagi Ihwal Huawei Dituding Mata-mata oleh Amerika Serikat

1 hari lalu

Menengok Lagi Ihwal Huawei Dituding Mata-mata oleh Amerika Serikat

Pemerintah Amerika Serikat memang telah sedari lama menaruh perhatian terhadap sepak terjang Huawei, produsen smartphone tersebut.


AS Tembak Balon Mata-Mata Cina dengan Satu Misil

1 hari lalu

AS Tembak Balon Mata-Mata Cina dengan Satu Misil

Pesawat tempur militer Amerika Serikat (AS) menembak jatuh yang diduga balon mata-mata Cina di lepas pantai South Carolina pada Sabtu.