Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Hasilkan Energi, Menristek: Jadi Pilot Project

Reporter

Editor

Erwin Prima

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (1/8/2019). (ANTARA/Andi Firdaus)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mendorong penggunaan dan pengembangan inovasi pengelolaan sampah untuk menghasilkan energi seperti pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Baca:
RDF Cilacap Mampu Olah Sampah 140 Ton Sehari, Hasilkan Energi Terbarukan

"Limbah dijadikan energi jadi pilot project yang diharapkan ke depannya bisa menjadi salah satu sumber energi primer untuk kebutuhan energi listrik kita," kata Menristek Bambang dalam kunjungan kerja ke PLTSa Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 3 Maret 2021.

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Merah Putih di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, telah membakar sebanyak 8.190 ton sampah dan menghasilkan energi listrik sebanyak 583,95 mWh atau sekitar 110 kWh per ton sampah dalam periode Februari-Oktober 2020.

PLTSa tersebut dapat mengolah sampah sebanyak 100 ton per hari dan menghasilkan energi listrik sebesar 731,1 kWh.

"Kita berharap ke depan listrik yang dihasilkan dari Bantargebang ini bisa dipakai untuk seluruh wilayah Bantargebang, sebagian kota Bekasi dan kemudian selalu ada upaya untuk pengembangan teknologinya sehingga kualitas dari pengelolaan sampah makin baik. Sampah yang diserap juga makin banyak, mudah-mudahan sampahnya berkurang dengan penyerapan sampah untuk listrik," ujarnya dalam kegiatan yang ditayangkan dalam jaringan itu.

PLTSa Merah Putih merupakan hasil kerja sama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sejak penandatanganan nota kesepahaman pada 2017.

"Ini pembangkit listrik dengan pengelolaan sampah sangat sesuai dengan konsep kita mengatasi atau memitigasi perubahan iklim di mana pengelolaan sampah menjadi energi listrik bisa dikategorikan sebagai ekonomi sirkular," tuturnya.

PLTSa dibangun dengan menggunakan sebagian besar peralatan produksi dalam negeri.

PLTSa terdiri dari empat peralatan utama, yaitu bunker terbuat dari concrete yang dilengkapi dengan platform dan crane; ruang bakar dilengkapi boiler system reciprocating grate yang didesain dapat membakar sampah dengan suhu di atas 950 derajat Celcius sehingga meminimalisir munculnya gas buang yang mencemari lingkungan, sistem pengendali polusi, dan unit steam turbin pembangkit listrik.

Menristek Bambang menuturkan PLTSa Bantargebang itu bisa dijadikan model untuk pembuatannya di kota-kota lain yang jumlah produksi sampahnya tergolong besar.

Cara kerja PLTSa adalah membawa panas pada gas buang hasil pembakaran sampah yang kemudian digunakan untuk mengonversi air dalam boiler menjadi steam. Steam yang dihasilkan digunakan untuk memutar turbin yang selanjutnya akan menghasilkan energi listrik.

Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN dan BPPT berusaha agar ke depan dapat membuat lebih banyak PLTSa di berbagai daerah di Indonesia untuk mengurangi masalah sampah yang ada.

ANTARA






Tantangan Resesi, GKR Mangkubumi Minta UKM Berinovasi dan Akrab Digital

23 jam lalu

Tantangan Resesi, GKR Mangkubumi Minta UKM Berinovasi dan Akrab Digital

GKR Mangkubumi menilai acara Jambore ini bisa menjadi pendampingan bagi pelaku UKM untuk bersama menghadapi tantangan ke depan.


Dukungan Dinas LH DKI Pada Acara Relawan Jokowi di GBK: Toilet Portable, Pasukan Oranye Hingga Street Sweeper

1 hari lalu

Dukungan Dinas LH DKI Pada Acara Relawan Jokowi di GBK: Toilet Portable, Pasukan Oranye Hingga Street Sweeper

Dinas Lingkungan Hidup DKI menyediakan puluhan toilet portable hingga 14 unit street sweeper untuk menunjang acara relawan Jokowi di GBK.


Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

1 hari lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.


Dinas LH DKI Berhasil Kumpulkan 31 Ton Sampah dari Acara Relawan Jokowi di GBK

2 hari lalu

Dinas LH DKI Berhasil Kumpulkan 31 Ton Sampah dari Acara Relawan Jokowi di GBK

Dinas LH DKI menurunkan 500 personel pasukan oranye dan truk serta mobil street sweeper untuk membersihkan sampah di acara relawan Jokowi.


Bikin 1.155 Inovasi, UI Raih 2 Penghargaan dari Kemenkumham

3 hari lalu

Bikin 1.155 Inovasi, UI Raih 2 Penghargaan dari Kemenkumham

UI meraih penghargaan setelah berhasil mencatat sebanyak 1.155 daftar kekayaan intelektual sepanjang 2022.


OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

3 hari lalu

OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

OPEC melakukan kajian World Oil Outlook 2022 di Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) beberapa waktu lalu.


Pemerintah Hanya Penuhi 11 Persen Biaya Kebutuhan EBT, Bappenas Rencanakan Pendanaan Berikut

4 hari lalu

Pemerintah Hanya Penuhi 11 Persen Biaya Kebutuhan EBT, Bappenas Rencanakan Pendanaan Berikut

Bappenas menyebut anggaran pemerintah hanya dapat memenuhi 11 persen dari total kebutuhan pendanaan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).


Siti Nurbaya Sebut Migas Punya Peran Penting untuk Ketersediaan Energi RI

4 hari lalu

Siti Nurbaya Sebut Migas Punya Peran Penting untuk Ketersediaan Energi RI

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan permintaan energi khususnya di sektor migas cukup tinggi.


Siswa MAN 2 Kota Malang Juara I Mobile Robotic MRC 2022

5 hari lalu

Siswa MAN 2 Kota Malang Juara I Mobile Robotic MRC 2022

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang meraih juara I pada Madrasah Robotic Competition (MRC) 2022.


5 Inovasi Teknologi Piala Dunia 2022 Qatar, dari Bola hingga Pendingin Stadion

5 hari lalu

5 Inovasi Teknologi Piala Dunia 2022 Qatar, dari Bola hingga Pendingin Stadion

Qatar sebagai tuan rumah pertandingan resmi Piala Dunia 2022 membawa berbagai pembaharuan teknologi