Gempa Terkini Guncang Lemah Sukabumi dari Darat, Ini Data BMKG

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi gempa Sukabumi. Twitter/@bmkg

    Lokasi gempa Sukabumi. Twitter/@bmkg

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG kembali mencatat guncangan gempa di wilayah Indonesia pada hari ini, Jumat 30 Juli 2021. Guncangan gempa yang bisa dirasakan sempat absen dua hari penuh.

    Gempa terkini terjadi di darat, dengan pusatnya berada sembilan kilometer arah tenggara Kota Sukabumi. Hiposentrum gempa juga tergolong sangat dangkal, yakni enam kilometer. Beruntung, kekuatannya hanya Magnitudo 2,6.

    Gempa ini dicatat pada pukul 11:59:06 WIB dan guncangannya bisa dirasakan lemah di Cireunghas, Sukaraja dan Sukabumi. Intensitasnya terukur hanya pada skala II MMI atau guncangan gempa hanya bisa dirasakan beberapa orang di dalam rumah dan hanya benda ringan tergantung yang kelihatan bergoyang.

    "Gempa dangkal ini dipicu Sesar Cimandiri segmen Nyalindung," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, lewat akun media sosialnya, Jumat. 

    Gempa yang guncangannya bisa dirasakan di wilayah Indonesia terakhir terjadi sebelumnya pada Selasa menjelang tengah malam, 27 Juli 2021. Saat itu pusat gempa M5,2 berada di laut sebelah selatan Jawa Timur, tepatnya 95 kilometer tenggara Pacitan.

    Baca juga:
    Gempa M8,1 Guncang Alaska, BMKG Tak Rilis Peringatan Dini Tsunami


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.