250 Vial Vaksin Moderna Perkuat Antibodi Tenaga Kesehatan RSUP Sardjito

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mennunjukan vaksin Covid-19 Moderna yang diberikan kepada tenaga kesehatan di RSCM, Jakarta, Jumat, 16 Juli 2021. Pelaksanaan vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan rencananya akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan. Kemkes.go.id

    Petugas mennunjukan vaksin Covid-19 Moderna yang diberikan kepada tenaga kesehatan di RSCM, Jakarta, Jumat, 16 Juli 2021. Pelaksanaan vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan rencananya akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan. Kemkes.go.id

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ribuan tenaga kesehatan serta civitas hospitalia RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Covid-19 Moderna. Vaksinasi digelar selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu hingga Senin, 31 Juli-2 Agustus 2021.

    Sasaran vaksinasi di rumah sakit utama rujukan Covid-19 DIY tersebut total sebanyak 4.222 orang, di mana 1.325 di antaranya merupakan tenaga kesehatan. "Vaksin tahap ketiga ini diharapkan semakin membentuk antibodi dalam tubuh nakes yang berada dalam zona layanan Covid-19," kata Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Eniarti, Senin.

    Tenaga kesehatan yang menerima vaksin dosis ketiga ini meliputi dokter spesialis, dokter sub spesialis, umum, perawat, hingga tenaga penunjang lainnya. RSUP Dr. Sardjito menerima sebanyak 250 vial vaksin Moderna untuk pelaksanaannya. "Di mana satu vial vaksin Moderna bisa diberikan kepada 15 orang dan penyuntikan cukup satu kali," kata Eniarti.

    Konsultan Alergi Immunologi, Deshinta Putri Mulya, dari Sub Alergi Imunologi RSUP Dr. Sardjito mengatakan vaksinasi tahap ketiga penting karena tenaga kesehatan membutuhkan booster pascatahapan vaksinasi sebelumnya. Mereka sebelumnya telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac pada Januari dan Februari 2021.

    Vaksinasi ketiga disebutnya berperan sebagai penguat karena, berdasarkan hasil penelitian, antibodi yang sudah divaksin Sinovac akan menurun setelah enam bulan. "Sehingga khusus tenaga kesehatan yang tiap hari bersinggungan dengan pasien Covid-19 harus diperkuat lagi antibodinya," ujarnya.

    Vaksin Moderna berbasis mRNA yang berbeda dari Sinovac ataupun vaksin dari Cina pada umumnya. Efikasi Moderna berdasarkan uji klinis yang dilakukannya berada di atas 90 persen. 

    Baca juga:
    Eijkman: Baru Ada Satu Kasus Covid-19 Varian Delta Plus di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.