Serpihan Tabrakan Satelit Jatuh di Texas  

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Dallas:Badan pengawas penerbangan Amerika Serikat Federal Aviation Administration (FAA) telah menerima sejumlah laporan adanya serpihan yang jatuh di berbagai tempat di Texas dan Kentucky. Pecahan logam itu diperkirakan ada hubungannya dengan tabrakan satelit komunikasi Amerika dan Rusia di antariksa pekan lalu.

Beberapa penelepon melaporkan sesuatu yang mirip seperti bola api di langit pada Minggu dini hari. Juru bicara FAA Roland Herwig mengatakan pejabat di badan itu menduga serpihan itu ada hubungannya dengan tabrakan tersebut. Namun dia menyatakan kemungkinan itu belum dikonfirmasi.

Petugas di U.S. Strategic Command, yang mengawasi Space Surveillance Network di Departemen Pertahanan Amerika yang terus-menerus melacak lebih dari 18.000 serpihan puing antariksa di orbit hari ini mengatakan mereka memang menerima laporan tentang kejadian di Texas pada hari Minggu.

Letnan Kolonel US Air Force Terry Plumb, juru bicara U.S. Strategic Command, mengatakan bahwa pusat kendali itu juga menerima telepon darurat dari luar kota Houston, Texas, namun masihj menunggu konfirmasi apakah itu benar-benar disebabkan oleh pecahan satelit Iridium 33 dan Cosmos 2251. Kami belum menerima laporan resmi, kata Plumb.

Sabtu lalu, FAA mengeluarkan sebuah peringatan kepada para pilot agar waspada terhadap serpihan yang jatuh ke bumi setelah tabrakan antar satelit Selasa pekan lalu. Kepala Kendali Misi Rusia mengatakan awan puing akibat tumbukan nitu akan mengelilingi bumi dan mengancam sejumlah satelit.

TJANDRA DEWI | AP |SPACE






Cina Luncurkan Satelit Shijian 23 dan Lepaskan Objek Rahasia di Orbit

4 hari lalu

Cina Luncurkan Satelit Shijian 23 dan Lepaskan Objek Rahasia di Orbit

Cina meluncurkan satelit Shijian 23 dengan roket Long March 7A pada 8 Januari 2023.


SpaceX Akhirnya Luncurkan 51 Satelit Internet Starlink Setelah Penundaan

9 hari lalu

SpaceX Akhirnya Luncurkan 51 Satelit Internet Starlink Setelah Penundaan

Peluncuran awalnya ditargetkan pada 9 Januari 2023, tetapi SpaceX mundur dari upaya itu karena cuaca buruk.


Begini Perubahan Warna Daratan Mekkah dan Madinah Terlihat dari Satelit

19 hari lalu

Begini Perubahan Warna Daratan Mekkah dan Madinah Terlihat dari Satelit

Ramai beredar video pemandangan alam yang tidak biasa di wilayah Mekkah, Arab Saudi. Biasa kering, wilayah itu kini berubah warna menjadi hijau.


BRIN Tawarkan Program Beasiswa Berbasis Riset bagi Tim Satelit Surya-1

22 hari lalu

BRIN Tawarkan Program Beasiswa Berbasis Riset bagi Tim Satelit Surya-1

Tim SS-1 bisa terus melanjutkan proyek pengembangan satelit dan bisa melanjutkan studi S2 dan S3 melalui program beasiswa berbasis riset dari BRIN.


Satelit Meluncur dari ISS, Eks Mahasiswa Surya University: Lega

22 hari lalu

Satelit Meluncur dari ISS, Eks Mahasiswa Surya University: Lega

BRIN menggelar nonton bareng detik-detik peluncuran satelit nano SS-1 dari ISS hari ini, Jumat 6 Januari 2022.


Peluncuran Pertama 2023, SpaceX Falcon 9 Bawa 114 Satelit

25 hari lalu

Peluncuran Pertama 2023, SpaceX Falcon 9 Bawa 114 Satelit

Penerbangan ini merupakan penerbangan ke-200 SpaceX dan pendaratan sukses ke-161 bagi perusahaan.


Begini Cara Ahli Meteorologi Meramal Cuaca

30 hari lalu

Begini Cara Ahli Meteorologi Meramal Cuaca

Meski tak selamanya tepat, ramalan cuaca ahli meteorologi sering kali benar-benar terjadi. Bagaimana cara bekerja?


SpaceX Luncurkan 54 Satelit Internet Starlink Generasi Baru

30 hari lalu

SpaceX Luncurkan 54 Satelit Internet Starlink Generasi Baru

Pada 1 Desember, Komisi Komunikasi Federal (FCC) memberikan persetujuan kepada SpaceX untuk menyebarkan 7.500 satelit Gen2.


Anggaran Bengkak 4 Kali Lipat, NASA Stop Proyek Satelit Gas Rumah Kaca

40 hari lalu

Anggaran Bengkak 4 Kali Lipat, NASA Stop Proyek Satelit Gas Rumah Kaca

Padahal sejak 2016 NASA telah mengerjakan misi ini bersama universitas dan Lockheed Martin. Perhitungkan uang rakyat yang akan digunakan.


Problem Sampah Plastik di Laut, EAS Hackathon Dorong Solusi dari Generasi Muda

44 hari lalu

Problem Sampah Plastik di Laut, EAS Hackathon Dorong Solusi dari Generasi Muda

Sayangnya, tim Indonesia yang menyorongkan ide bisnis tidak lolos ke final dalam hackathon berhadiah lebih dari Rp 100 juta ini.