Kolaborasi Microsoft dengan Startup Opsigo dan Alkademi Tingkatkan Skala Bisnis

CEO dari Opsigo dan Alkademi berbagi pengalaman mereka memberdayakan target audiens masing-masing dan berkolaborasi dengan Microsoft. (Microsoft)

TEMPO.CO, Jakarta - Melalui program Microsoft for Startups Founders Hub, Microsoft menyediakan akses terhadap teknologi terbaru dan memberikan pendampingan dengan para ahli berpengalaman untuk membantu perkembangan startup dalam berbagai skala.

Dukungan diberikan mulai dari proses ideasi, pembangunan, hingga scale-up, seraya mendampingi startup dalam menghadapi limitasi dan hambatan yang kerap dialami oleh para pendirinya dalam siklus pertumbuhannya. 

Fiki Setiyono, Country Lead Azure GTM, Microsoft Indonesia, mengatakan perusahaan menyadari kebutuhan untuk mengubah gagasan menjadi solusi yang nyata, berdampak, dan scalable. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan oleh Microsoft kepada usaha rintisan dimulai dengan pendekatan kolaboratif agar perusahaan rintisan dari berbagai latar belakang dapat mematangkan dan mewujudkan ide, mengembangan usaha, serta meningkatkan skala bisnis mereka.

“Kami berharap Microsoft for Startup Founders Hub menjadi solusi untuk perusahan rintisan anak bangsa agar semakin terberdayakan, selaras dengan misi dan upaya kami untuk #BerdayakanIndonesia,” kata Fiki dalam keterangannya, 25 September 2022

CEO dari Opsigo dan Alkademi berbagi pengalaman mereka memberdayakan target audiens masing-masing dan berkolaborasi dengan Microsoft. 

Opsigo

Usaha rintisan dengan pangsa korporasi ini mengajak untuk mengelola perjalanan dinas dengan cerdas. Opsigo adalah salah satu perusahaan rintisan yang menjadi bagian dalam ekosistem usaha rintisan Microsoft. Sebagai sebuah usaha rintisan yang bergerak di bidang travel technology dengan platform terintegrasi untuk mendigitalisasi industri travel dan tourism, Opsigo lahir karena terinspirasi dari kurangnya kemampuan sistem global yang belum dapat mengakomodir keunikan proses bisnis yang ada di negara-negara Asia Tenggara. 

Sekitar 80 persen dari konsumen agen perjalanan merupakan konsumen korporasi yang membeli tiket dan voucher hotel untuk keperluan perjalanan dinas mereka. Menyadari kebutuhan perusahaan dalam mengelola perjalanan dinas dengan lebih mulus, Opsigo menawarkan Opsicorp, sebuah platform pengelolaan perjalanan dinas untuk korporasi. Melalui platform ini, korporasi dapat merencanakan perjalanan, melakukan penerbitan tiket atau voucher hotel secara otomatis, dan memastikan perjalanan dinas tersebut sesuai dengan kebijakan perjalanan perusahaan. 

Teknologi unggul Opsicorp juga memungkinkan integrasi dengan berbagai platform internal perusahaan, termasuk sistem ERP dan keuangan. Selain itu, korporasi dapat melihat data pola perjalanan dinas untuk mencari peluang efisiensi yang dapat dilakukan. Ini semua dikemas dalam user interface yang ramah pengguna, sehingga tidak diperlukan keahlian ekstra untuk mengoperasikannya.

Korporasi sebagai pelanggan dapat mempersingkat waktu pengelolaan perjalanan dan menurunkan biaya perjalanan hingga 20-30 persen, serta tetap menjamin kepatuhan pada kebijakan perjalanan dinas perusahaan. Sejumlah korporasi pelanggan yang menggunakan jasanya adalah Avrist, Kanmo Retail, Pegadaian, Pertamina, Sritex, dan masih banyak lagi.

Untuk memastikan proses transaksi serta penyimpanan data transaksi yang aman, Opsigo memanfaatkan teknologi cloud computing Microsoft Azure sebagai mesin virtual. “Karena produk atau layanan yang diberikan Opsigo sangat berkaitan dengan transaksi keuangan, perusahaan harus dapat menjamin keamanan data dan sistem layanan. Sistem keamanan Microsoft yang premium memberikan assurance bahwa sistem kami akan tetap aman, sehingga mencegah menimbulkan kerugian untuk nasabah ataupun perusahaan," ujar jelas Edward Nelson Jusuf, CEO Opsigo.

"Selain itu, pelanggan Opsigo, baik itu dari BUMN maupun enterprise, secara umum juga memanfaatkan ekosistem Microsoft seperti Microsoft Azure, sehingga sistem Opsigo mudah terintegrasi dengan sistem mereka,” tambahnya.

Alkademi 

Usaha rintisan ini membuka akses pembelajaran teknologi digital hingga ke daerah 3T (terdepan, terpencil dan tertinggal). Microsoft melalui program Microsoft for Startups Founders Hub juga mewadahi dan membekali upskilling platform seperti Alkademi, yang sekaligus menjadi salah satu partisipan pertama dari Indonesia yang bergabung dalam platform tersebut. 

Berawal dari komunitas digital di Bandung, Alkademi menyediakan berbagai pelatihan teknologi bagi anak muda di daerah suburban sebagai upaya menjawab kebutuhan akan sembilan juta talenta digital Indonesia pada tahun 2030. Kini, sekitar 2.000 siswa telah mendapatkan manfaat dari kelas-kelas yang ditawarkan Alkademi. Untuk membawa keterampilan digital hingga ke pelosok negeri, Alkademi juga bekerja sama dengan BAKTI Kominfo memberi pengajaran bagi anak muda di daerah 3T. 

Sejak didirikan, Alkademi memanfaatkan Microsoft Azure sebagai basis dari Learning Management System (LMS) mereka. Selain karena sudah akrab dan keandalan yang Alkademi rasakan dalam ekosistem Microsoft pun mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam Microsoft for Startups Founders Hub pada awal tahun 2022. Dalam program tersebut, Alkademi mendapatkan akses infrastruktur teknologi Microsoft, wadah networking dan mentorship, serta go-to assistance dari ahli Microsoft global.

Menurut Dyan Raditya Helmi, CEO Alkademi, alasan memilih menggunakan teknologi Microsoft, karena  sudah cukup akrab dengan teknologi tersebut. Microsoft Azure secara khusus memiliki User Experience (UX) yang nyaman sehingga proses pembelajaran melalui Learning Management System menjadi lebih engaging, interaktif, dan dua arah.

“Selain itu, Microsoft for Startups Founders Hub sangat bermanfaat bagi bootstrappers, karena dapat menjamin keamanan teknologi, serta membantu kami untuk menjangkau dan memberdayakan komunitas startup lintas skala," ujarnya.

"Proses pendaftaran di program ini pun tergolong cepat. Dalam kurun waktu dua bulan semenjak submission, kami telah mendapatkan approval dan akses kepada manfaat yang ada. Dengan dukungan Microsoft melalui Microsoft for Startups Founders Hub, kami berharap talenta digital Indonesia terus terinspirasi untuk berkarya demi masa depan bangsa,” tambahnya.

Baca:
Update Besar Windows 11: Cek Berbagai Fitur Barunya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.







Perjalanan Karier Amanda, CEO Sayurbox yang Pernah Jadi Guru Les Bahasa Asing

3 jam lalu

Perjalanan Karier Amanda, CEO Sayurbox yang Pernah Jadi Guru Les Bahasa Asing

CEO Sayurbox Amanda Susanti Cole tengah menjadi sorotan usai platform digital miliknya, yakni Sayurbox melakukan PHK. Bagaimana perjalanan kariernya?


Badai PHK Karyawan Belum Usai, Yang Terbaru: Glintz hingga OYO Hotels

1 hari lalu

Badai PHK Karyawan Belum Usai, Yang Terbaru: Glintz hingga OYO Hotels

Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) belum kunjung usai menimpa perusahaan di Indonesia


Kiat Sukses Bangun Usaha di Bidang Industri Bahasa

1 hari lalu

Kiat Sukses Bangun Usaha di Bidang Industri Bahasa

Simak tips wirausaha di bidang bahasa dari alumnus Unair yang kini menjadi Direktur MainKata dan Ketua Himpunan Penerjemah Indonesia.


Ekonomi 2023 Diprediksi Gelap, Apa yang Harus Dilakukan Startup Digital?

3 hari lalu

Ekonomi 2023 Diprediksi Gelap, Apa yang Harus Dilakukan Startup Digital?

Dalam situasi sulit, investasi perusahaan atau startup terhadap teknologi menjadi salah satu upaya untuk mencapai efisiensi biaya operasional.


Indef Ungkap Penyebab Investasi di Startup Digital Kian Lesu

3 hari lalu

Indef Ungkap Penyebab Investasi di Startup Digital Kian Lesu

Tren penurunan investasi di sektor teknologi digital, termasuk startup, tidak terlepas dari kebijakan The Fed soal tren kenaikan suku bunga acuan.


OYO PHK 600 Pegawai Usai Kurangi Wilayah Operasional

5 hari lalu

OYO PHK 600 Pegawai Usai Kurangi Wilayah Operasional

Oyo Hotels mengumumkan akan memangkas 600 pekerjaan di departemen korporat dan teknologinya, atau sekitar seperenam dari total karyawannya.


Kiat agar Usaha Startup Tak Lekas Gulung Tikar

5 hari lalu

Kiat agar Usaha Startup Tak Lekas Gulung Tikar

Di tengah PHK massal karyawan hingga gangguan pasar, berikut strategi yang perlu dilakukan pengusaha startup agar terhindar dari kesalahan merugikan.


PHK Massal oleh Startup, Kominfo: Ada Opsi untuk Create Your Own Startup

6 hari lalu

PHK Massal oleh Startup, Kominfo: Ada Opsi untuk Create Your Own Startup

Kementerian Kominfo menyatakan PHK oleh startup sebetulnya bisa menjadi momen membentuk perusahaan rintisan baru di Tanah Air. Begini penjelasannya.


Harap-harap Cemas Menjelang Penerapan Kenaikan UMP

8 hari lalu

Harap-harap Cemas Menjelang Penerapan Kenaikan UMP

Buruh dan pengusaha terus mempersoalkan kenaikan UMP. Padahal, pemberlakuan upah itu tinggal menghitung hari. Bagaimana pelaksanaannya nanti?


PHK Massal Industri Startup

8 hari lalu

PHK Massal Industri Startup

Startup industri digital tengah menghadapi masa sulit.