Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penulis yang Artikelnya Dikutip Profesor UNY Ambil Langkah Ini

image-gnews
Ilustrasi membaca buku. Dok. Zenius
Ilustrasi membaca buku. Dok. Zenius
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - M. Mushthafa tengah menanti kabar kelanjutan dugaan plagiarisme yang dilakukan oleh Profesor bidang Antropologi Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Suwardi Endaswara atas artikel miliknya. Artikel Mushthafa telah terbit pada 1997 dengan judul 'Dekonstruksi Komunitas Sastra Madura Melalui Konsep Konsep Postmodernisme.'

"Jadi menurut saya tinggal bagaimana pihak/lembaga terkait menindaklanjuti masalah ini," kata M. Mushthafa kepada Tempo, Kamis, 21 September 2023.

Sebelumnya, Suwardi Endaswara membuat surat pengakuan yang diunggah di media sosial bahwa ia telah mengutip isi artikel karya M. Mushthafa tanpa mencantumkan sumber.

Suwardi mengutip artikel di blog M. Mushthafa untuk bukunya yang diterbitkan pada 2016. Buku itu ia beri judul 'Metodologi Penelitian Postmodernisme Sastra: Penafsiran, Pengejaran, dan Permainan Makna.'

Secara pribadi, M. Mushthafa telah mengirimkan laporan pelanggaran melalui sebuah sistem bernama Anjungan Integritas Akademik Indonesia (Anjani) pada 26 Agustus lalu. Anjani merupakan portal yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-ristek) untuk melakukan promosi dalam hal pembinaan, evaluasi dan pengukuran, klarifikasi dan pelanggaran serta sanksi untuk pelanggar integritas akademik. 

Namun, hingga kini, belum ada titik terang yang jelas perihal penyelesaian. "Tampaknya tahapan prosedur pemeriksaan laporan di Anjani masih membutuhkan waktu," kata Mushthafa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mushthafa menyatakan tanggapan lembaga berwenang atas masalah plagiarisme ini dapat menjadi pertimbangan bagi orang banyak dalam menulis dan menyebarluaskan karya ilmiah. 
"Bisa lebih berhati-hati," kata dia.

Mengenai kasus ini, Rektor UNY Sumaryanto sebelumnya menyatakan akan mengundang Suwardi, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) serta Ketua Senat FBS untuk langkah lebih lanjut. Namun, sampai Ahad sore, 24 September 2023, Suwardi belum berikan keterangan apakah dia sudah mendapatkan undangan tersebut atau belum. 

Suwardi sebelumnya telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka kepada Mushthafa, termasuk kepada sivitas akademika UNY dan masyarakat. "Melalui surat elektronik ini, izinkan saya meminta maaf yang setulus-tulusnya atas kesalahan saya yang mengutip bagian dari tulisan berjudul Dekonstruksi Komunitas Sastra Madura Melalui Konsep-Konsep Postmodernisme karya Bapak M. Musthafa tanpa mencantumkan sumber," tulisnya dalam surat elektronik.

Pilihan Editor: Profesor UNY Akui Lalai Kutip Artikel Tanpa Cantumkan Sumber untuk Bukunya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kisah Rianty Berpulang Sebelum Terima Ijazah S2 UNY, Wisuda Diwakili Paman

4 hari lalu

Sumanto, paman dari Rianty menerima ijazah keponakannya yang meninggal dan tak sempat menjalani wisuda. Dok. UNY
Kisah Rianty Berpulang Sebelum Terima Ijazah S2 UNY, Wisuda Diwakili Paman

Wisudawan magister UNY itu urung menggunakan toga dan menerima ijazah langsung karena telah meninggal sebelum wisuda dilaksanakan.


Sosok Bella, Peraih IPK Tertinggi Wisuda UNY dari Prodi Statistika

4 hari lalu

Salsabila, wisudawan UNY yang meraih IPK tertinggi. Dok. UNY
Sosok Bella, Peraih IPK Tertinggi Wisuda UNY dari Prodi Statistika

Pada wisuda UNY, Salsabila Agustina meraih indeks prestasi tertinggi atau IPK jenjang sarjana, yaitu 3,93.


Gimik Kampanye Politik Tidak Melulu Efektif, Analis Politik UNY: Waspada Jebakan Eco Chamber

5 hari lalu

Fikri Disyacitta, M.A. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta. Foto dok. Pribadi
Gimik Kampanye Politik Tidak Melulu Efektif, Analis Politik UNY: Waspada Jebakan Eco Chamber

Analis politik UNY mengingatkan semua capres-cawapres mengenai bahaya jebakan echo chamber di media sosial, karena umbar gimik dalam kampanye politik.


Dosen Komunikasi Politik UNY Ingatkan Bahaya Gunakan Gimik Kampanye Politik Berlebihan

5 hari lalu

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) berjoget saat melakukan kampanye di acara konsolidasi tokoh agama dan masyarakat di Pool Primajasa, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu 2 Desember 2023. Kunjungan tersebut merupakan kampanye perdana Prabowo sejak masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dibuka pada Selasa, 28 November 2023. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Dosen Komunikasi Politik UNY Ingatkan Bahaya Gunakan Gimik Kampanye Politik Berlebihan

Meskipun disebut lumrah, tapi Dosen Komunikasi Politik UNY menyebut penggunaan gimik dalam kampanye politik secara berlebihan justru bisa bahaya.


Seberapa Kuat Gimik dalam Kampanye Politik Efektif Pikat Pemilih Gen Z? Begini Kata Dosen UNY

6 hari lalu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama simpatisan dan pendukung foto bersama warga saat Kickoff Kampanye pemilu 2024 di kediaman caleg partai Demokrat Adi Kurnia Setiadi, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa, 28 November 2023. Dalam kampanye tersebut, AHY dan Adi Kurnia menyapaikan orasi politik dan mendengarkan aspirasi warga serta dilanjutkan dengan makan malam. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Seberapa Kuat Gimik dalam Kampanye Politik Efektif Pikat Pemilih Gen Z? Begini Kata Dosen UNY

Dosen komunikasi politik UNY sebut tim kampanye harus waspada terhadap gimik dalam kampanye politik untuk menarik perhatian pemilih Gen Z.


Dosen Komunikasi Politik UNY: Gimik Politik Tak Lebih untuk Political Branding

6 hari lalu

Fikri Disyacitta, M.A. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta. Foto dok. Pribadi
Dosen Komunikasi Politik UNY: Gimik Politik Tak Lebih untuk Political Branding

Kontestasi pilpres 2024 sarat dengan penggunaan gimik. Menurut Dosen Komunikasi Politik UNY, hal tersebut masih lumrah dan sebatas political branding


Dubes Fadjroel Rachman: Kazakhstan Jadi Kiblat Pencak Silat di Asia Tengah dan Eurasia

10 hari lalu

Pesilat putri sedang bertanding dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat Kazakhstan yang diadakan pada tanggal 24-26 November 2023 di Karaganda, Kazakhstan. Foto: Humas KBRI Kazakhstan
Dubes Fadjroel Rachman: Kazakhstan Jadi Kiblat Pencak Silat di Asia Tengah dan Eurasia

Perkembangan pesat seni bela diri pencak silat di Kazakhstan dua tahun terakhir. Kini, jadi kiblat pencak silat untuk Asia Tengah dan Eurasia.


Dalam 24 Jam Ditarik Rp14,9 Triliiun dari Binance, Ada Unsur Hamas Palestina

16 hari lalu

Zhao Changpeng, pendiri dan CEO Binance menghadiri konferensi Viva Technology yang didedikasikan untuk inovasi dan startup di pusat pameran Porte de Versailles di Paris, Prancis 16 Juni 2022. REUTERS/Benoit Tessier
Dalam 24 Jam Ditarik Rp14,9 Triliiun dari Binance, Ada Unsur Hamas Palestina

Binance melihat arus keluar $956 juta atau sekitar Rp14,9 triliun setelah Zhao mundur untuk menyelesaikan penyelidikan AS.


Biji Kurma di Tangan Mahasiswa UNY Jadi Bahan Dasar Identifikasi Forensik Sidik Jari

22 hari lalu

Tim mahasiswa UNY memanfaatkan biji kurma untuk identifikasi forensik. Dok. UNY
Biji Kurma di Tangan Mahasiswa UNY Jadi Bahan Dasar Identifikasi Forensik Sidik Jari

Tim PKM UNY mengubah biji kurma menjadi bahan dasar untuk mengindentifikasi forensik sidik jari. Dalam dunia forensik, sidik jari memiliki tingkat akurasi paling tinggi dibandingkan metode lainnya


Dugaan Kekerasan Seksual di UNY Hoaks, Ini Respons Kampus

25 hari lalu

Universitas Negeri Yogyakarta. Kredit: UNY
Dugaan Kekerasan Seksual di UNY Hoaks, Ini Respons Kampus

Polda DIY menangkap RAN, pelaku penyebaran berita bohong perihal informasi dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama M. Fahrezy di UNY.