Google Rilis Bulan di Google Earth

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Untuk menandai 40 tahun mendaratnya Apollo 11 di bulan pada 1969, situs Google merilis bulan di Google Earth. Mulai senin kemarin, pengguna sudah bisa berselancar di gambar bulan dan berbagai konten terkait.

    Itu adalah hasil kerjasama Google melalui Space Act Agreement dengan NASA. Badan ruang angkasa Jepang, JAXA, juga ikut mendonasikan data set global tentang bulan. 

    Sebuah kiriman dari Anousheh Ansari di blog resmi Google mengatakan bahwa software itu akan membantu jutaan orang mempelajari bulan. Ansari adalah perempuan pertama yang melakukan penjelajahan ke ruang angkasa secara privat. 

    "Bulan di Google Earth memampukan Anda mengeksplorasi gambar bulan dan berbagai informasi tentang lokasi pendaratan Apollo, jepretan foto panorama dari astronot, tur bernarasi, dan banyak lagi," kata Ansari. 

    "Saya yakin bahwa alat pendidikan ini adalah langkah kritis ke masa depan, sebuah jalan ang membangun mimpi bagi generasi muda dan menginspirasi tujuan baru," kata Ansari lagi. 

    Pada empat tahun lalu Google pernah meluncurkan Google Moon, sebuah cara mengeksplorasi bulan dengan layanan Google Maps berbasis web, ketimbang Google Earth yang merupakan aplikasi desktop itu. Ada juga Mars dalam Google Maps. 

    Layer ekstra-terestrial di Google Earth termasuk angkasa dan Mars. Ada pula layer Samudera, yang diluncurkan pada Februari, bersamaan dengan rilis Google Earth 50.

    DEDDY SINAGA | INFORMATION WEEK | GOOGLE 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.