BlackBerry Storm 2 Serbu Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • guardian.co.uk

    guardian.co.uk

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tanpa gembar-gembor, Research in Motion (RIM) meluncurkan BlackBerry Storm2 untuk pasar Indonesia pada pekan lalu. Ini adalah generasi kedua telepon seluler pintar BlackBerry yang berlayar sentuh.

    Storm2 masih mengandalkan teknologi SurePress untuk layar sentuh 3,25 incinya. Namun, untuk generasi kedua, RIM meningkatkan kemampuannya.

    "BlackBerry Storm2 juga menampilkan layar berukuran besar yang menyediakan bagi pengguna sebuah pengalaman hiburan bergerak terbaik untuk gaming, video, foto, dan web browsing, serta lainnya," kata Gregory Wade, Managing Director for Southeast Asia Research In Motion, dalam siaran pers.

    SurePress di sini mampu merespons sentuhan lembut pada permukaan layar sehingga pengguna tak perlu sulit mengklik layar. Demikian pula saat mengetik dengan papan ketik virtual, lebih nyaman dan mudah. Setidaknya begitulah klaim RIM dalam siaran persnya kepada iTempo pada pekan lalu.

    Uniknya, teknologi SurePress baru ini memungkinkan pengguna mengetik huruf dengan satu ibu jari sementara jari yang lain masih menyentuh huruf yang lain. Dengan begitu, pengetikan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Tersedia pula tombol lainnya: Shift atau Alt.

    Tubuhnya didesain dengan sudut-sudut yang lebih melengkung dengan akses krom di sisi-sisinya. Di bagian belakang ada akses material baja stainless. Di tubuhnya terdapat colokan untuk audio jack stereo 3,5 milimeter dan tombol untuk volume.

    Layar seluas 3,25 inci ini diciptakan dengan resolusi 360 x 480 pada 184 ppi. Sehingga, warna-warna yang dihasilkannya lebih tajam dan jernih. Layar sentuh itu juga dilengkapi dengan fungsi terintegrasi untuk send, end, menu, dan escape.

    Ponsel ini sudah mendukung konektivitas yang luas, dari 2G dengan quad-band EDGE/GPRS/GSM, 3G dengan UMTS/HSPA (2.100 Mhz), sampai koneksi nirkabel Wi-Fi (802.11 b/g). Fasilitas koneksi lainnya adalah Bluetooth versi 2.1. Ia mendukung secure simple pairing, headset hands-free, headset stereo, perangkat untuk mobil, dan perkakas Bluetooth lainnya.

    Masih seperti ponsel-ponsel BlackBerry kelas high-end lainnya, RIM menanamkan kamera 3,2 megapiksel di dalamnya. Namun kamera ini juga memiliki kemampuan melakukan pembesaran, pemfokusan otomatis, lampu kilat, dan perekaman video.

    Ponsel ini memiliki memori flash berkapasitas 256 megabita. Memori internalnya sendiri berkapasitas 2 gigabita dan mendukung kartu memori tambahan (MicroSD/SHDH) dengan kapasitas 16 gigabita. Namun ia juga siap menampung kartu 32 gigabita, seandainya telah tersedia di pasar.

    Storm2 memiliki teknologi penjernih suara saat melakukan panggilan. Ia akan menyingkirkan suara bising di sekitar. Speakerphone-nya juga bebas distorsi. Ada pula teknologi proximity sensor, yang memastikan tak terjadi kesalahan pengetikan maupun blank pada saat wajah menempel di ponsel dalam melakukan panggilan.

    Ponsel ini juga memiliki fungsi-fungsi multimedia, seperti pemutar video, musik, dan foto. Peranti lunak BlackBerry Media Sync untuk sinkronisasi foto dengan iTunes dan Windows Media Player juga disediakan di sini.

    Sinkronisasi data dengan komputer pribadi (PC) dan Macintosh juga bisa dilakukan dengan peranti lunak BlackBerry Desktop Manager. Sinkronisasi dilakukan untuk daftar kontak atau kalender temu janji.

    Peranti lunak lainnya adalah sistem operasi BlackBerry OS 5. Sistem operasi ini memungkinkan akses yang lebih responsif dan penyempurnaan fungsi dan visual, seperti penggulungan layar, kotak spin untuk mengatur tanggal dan jam, gradasi bayangan pada tombol virtual, serta animasi yang lebih banyak.

    Pada ponsel ini juga tertanam global positioning system. Ia disertai aplikasi-aplikasi berbasis lokasi dan mendukung geo tagging dengan foto.

    Baterainya, yang berkapasitas 1.400 mAh, bisa bertahan selama enam jam untuk waktu bicara di jaringan 3G. Adapun waktu siaganya mencapai 280 jam.

    Storm2 tersedia di pasar Indonesia mulai akhir April ini. Pada saat itu ia sudah bisa dibeli dari operator maupun distributor resmi BlackBerry.

    DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?