Uji Coba LTE di Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nokia Siemens Networks

    Nokia Siemens Networks

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah uji coba teknologi LTE digelar di Australia. Dua perusahaan, Telstra dan Nokia Siemens Networks, sukses melakukan uji coba teknologi layanan bergerak generasi terkini itu, dengan kecepatan unduh 100Mbps dan unggah 31Mbps, dalam jarak 75 kilometer menggunakan frekuensi 2,6 GHz, di kawasan Victoria.

    Kedua perusahaan ini menguji penerapan teknologi LTE melalui kombinasi uji laboratorium dan uji lapangan jarak jauh. Tujuannya, menentukan keterbatasan jarak fisik terhadap pengalaman pelanggan LTE. Michael Rocca, chief operations officer Telstra, mengatakan pengujian jarak sangat penting bagi masa depan teknologi ini di Australia.

    "Australia memiliki wilayah daratan terbesar keenam dengan kepadatan populasi kesembilan terendah di dunia sehingga teknologi yang kami perkenalkan harus melewati jarak yang jauh, mencakup areal luas dan masih menghasilkan kinerja yang dapat dinikmati para pelanggan," kata Rocca melalui siaran persnya.

    Uji coba lapangan jarak jauh dilakukan di antara Gunung Hope dan Gunung Burrumboot di Victoria, oleh para insinyur dari Telstra dan Nokia Siemens Networks. Uji coba ini menggunakan Flexi Multiradio Base Station siap LTE, dan Evolved Packet Core (EPC) dari Nokia Siemens Networks.

    Kalevi Kostiainen, head of Nokia Siemens Networks, Australia dan New Zealand mengatakan manfaat dari LTE di lingkungan perkotaan yang saat ini tengah digelar di seluruh dunia, telah teruji dan manfaat bisnisnya telah dipahami dengan baik.

    "Melalui uji coba bersama ini, kita melihat LTE dapat diperluas untuk memberikan solusi hemat biaya untuk lingkungan pedesaan dan terpencil," kata Kostiainen.

    DIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.