Google Luncurkan Teknologi Pencarian Cepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Rupanya inilah misteri "doodle" yang menarik perhatian di mesin pencari Google beberapa hari lalu. Pada hari ini Google memperkenalkan sebuah cara tercepat untuk melakukan pencarian di Internet dengan layanan bernama Google Instant. Ini adalah teknologi pencarian berbasis prediksi.

    Saat kita melakukan pencarian, Google akan menyodorkan saran. Mesin Google akan memberikan beberapa pilihan dugaan bagi kata yang ingin dicari di kolom tersebut, begitu kita mulai mengetik.

    Google Instant diperlihatkan di sebuah acara di Museum Art di San Francisco. Marissa Mayer, Wakil Presiden Search Products dan User Experience Google, mengatakan Google Instant didesain untuk mempercepat proses pencarian.

    Pengguna, kata Mayer, biasanya membutuhkan waktu rata-rata 9 detik untuk memasukkan kata pencarian. Setelah menekan tombol pencarian, kata yang diminta itu membutuhkan waktu 300 milidetik untuk dikirimkan ke server Google sebelum hasilnya tiba. Tiap pengguna rata-rata membutuhkan waktu 15 detik untuk memilih dari hasil yang ada.

    Jadi, paling tidak ada satu setengah menit waktu yang dibutuhkan sampai menghasilkan pencarian. Google Instant adalah upaya untuk lebih menghemat waktu dengan memprediksi apa yang sedang dicari pengguna dan memotong-kompas tombol pencarian. Peningkatan kecepatannya bisa dua hingga tiga kali lebih cepat.

    Begitu opsi yang ditawarkan muncul, demikian pula hasil pencarian yang akan ditampilkan dengan kata prediksi diberi warna abu-abu terang. Pengguna tak perlu lagi menekan tombol. Cukup menggulur layar lalu memilih hasil pencarian .

    Bagaimana dengan di perangkat bergerak? Google mengatakan sudah memiliki prototipnya. Namun, ia baru akan berjalan pada musim gugur mendatang.

    DEDDY SINAGA | PCWORLD | CNET
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.