Android Sony Ericsson Naik Kelas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri, ponsel Sony Ericsson Vivaz Pro, Xperia X10 Mini Pro dan Xperia X10 Mini dipamerkan dalam ajang Mobile World Congress di Barcelona, Senin (15/02). REUTERS/Albert Gea

    Dari kiri, ponsel Sony Ericsson Vivaz Pro, Xperia X10 Mini Pro dan Xperia X10 Mini dipamerkan dalam ajang Mobile World Congress di Barcelona, Senin (15/02). REUTERS/Albert Gea

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sony Ericsson tak mau ketinggalan kelas dibanding vendor ponsel pintar lain yang menawarkan ponsel platform android. Perusahaan ini sudah meng-up grade teknologi androidnya menjadi Android 2.1 Eclair untuk semua ponsel androidnya.


    Jajaran smartphone android Sony Ericsson yang di-up grade adalah Sony Ericsson Xperia X10, Xperia X10 mini, Xperia X10 Mini Pro, dan Xperia X9. Selain diup-rade, mereka juga menambah fitur dan piranti lunaknya. "Demi kenyamanan pengguna, tinggal up-grade sendiri atau servise center," ujar Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, Djunadi Satrio.

    Awalnya produk-produk android Sony Ericsson baru memakai teknologi Android 1.6. Kini produk-produk tersebut sudah 'naik kelas' menjadi Android 2.1. Pengguna bisa meng-upgrade dari situs Sony Ericsson atau service center dan gratis selama periode promo. Jika akan meng-upgrade sendiri melalui situs Sony Ericsson, para pengguna akan melalui enam tahapan yang telah dianjurkan atau ditentukan.

    Djunadi meminta agar saat meng-up grade ini pengguna terlebih dulu menyimpan atau memback up data di ponselnya. Selain itu baterei ponsel juga harus sudah terisi penuh. "Jangan lupa koneksi internet broadband juga harus stabil," ujar Djunadi.

    Sedangkan untuk up-grade di Sony Ericsson Service Center dapat dilakukan di beberapa kota besar seperti di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Makasar Manado, Denpasar, Samarinda, dan Balikpapan.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.