Motorola Belum Akan Gunakan Android L  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Chaiwat Subprasom

    REUTERS/Chaiwat Subprasom

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun menjadi bagian dari perusahaan Google, Motorola belum menyatakan kepastiannya menggunakan sistem operasi teranyar Google, Android L. Sebelumnya sempat tersiar kabar perihal penggunaan Android L di telepon pintar Motorola X dan Motorola G.

    Android L mengunggulkan tampilan antarmuka atau user interface yang disebut sangat berbeda dengan seri Android terdahulu. Sistem operasi yang digadang-gadang bakal menjadi kompetitor iOS 8 besutan Apple ini dijadwalkan tersedia mulai musim gugur tahun ini. (Baca juga: Nexus Jajal Android L)

    "Saya belum bisa berkomentar mengenai hal tersebut (Android L di ponsel Motorola)," ujar Corporate Vice President Motorola untuk wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, Magnus Ahlqvist, di Jakarta, Senin, 7 Juli 2014.

    Dia menuturkan Motorola berusaha mengikuti tren dengan meningkatkan kualitas peranti lunaknya. Namun, mengenai jenis peranti lunak apa yang bakal diperbarui, menurut Ahlqvist, hal tersebut masih merupakan rahasia. (Baca juga: Facebook Messenger Hadir di iPad)

    Saat ini, kata Ahlqvist, Motorola berfokus pada dua hal: inovasi dan menciptakan produk bernilai tinggi. Inovasi dilakukan lewat beragam produk Motorola yang kini menjadi andalan mereka, yaitu ponsel Motorola G dan Motorola X. Adapun produk yang bernilai, ujar dia, tidak harus mahal, tapi memiliki kualitas yang baik.

    Dua hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan ambisi Motorola di Tahun Kuda Kayu. "Kami ingin agar produk Motorola digunakan oleh setiap orang, terutama ponsel pintar," tuturnya.

    SATWIKA MOVEMENTI

    Berita Lain:
    Mesra di Film, Bintang Ini Musuhan di Dunia Nyata 
    Demi Lovato Unfollow Twitter Selena Gomez 
    Jessica Alba Terkenang Paul Walker


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.