5 Fakta Ilmiah Tentang Bayi Kembar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi kembar. twiniversity.com

    Ilustrasi bayi kembar. twiniversity.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Beyonce Knowles mengumumkan tengah mengandung bayi kembar. "Kami sangat bersyukur bahwa keluarga kami akan bertamvah dua, dan kami berterima kasih atas doa kalian," tulisnya dalam akun instagramnya, 1 Februari lalu.

    Terkait bayi kembar, ada sejumlah fakta ilmiah yang sejauh ini sudah berhasil diidentifikasi para ilmuwan. Berikut lima di antaranya:

    1. Kejadiannya mencapai yang tertinggi

    Di Amerika kelahiran kembar mencapai rekor tinggi pada 2014. Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit negara itu, pada tahun itu ada rata-rata 33,9 bayi kembar per 1.000 kelahiran, naik dari sebelumnya 33,7 kembar per 1.000. Dibadingkan 1980, angka 2014 itu mencapai dua kali lipat (18,9 kembar per 1.000 kelahiran).

    Baca: 3 Siswa Indonesia Juara di Google Code-in 2016

    Peningkatan ini diduga karena lebih banyak perempuan menggunakan terapi kesuburan, yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya bayi kembar, menurut laporan CDC. Selain itu, perempuan yang memiliki anak pada usia lanjut juga dapat meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar.

    Selanjutnya: Kembar identik tak benar-benar identik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.