Selasa, 23 Oktober 2018

Ilmuwan Soal Bahaya Supervolcano: Bikin Bumi Seperti Kiamat

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • supervolcano ditemukan di hong kong

    supervolcano ditemukan di hong kong

    TEMPO.CO, Jakarta - Ilmuwan memperingatkan tentang akan datangnya letusan supervolcano alias letusan gunung berapi kolosal yang bisa bikin bumi seperti kiamat. Letusan super besar itu, menurut studi yang terbit dalam jurnal Earth and Planetary Science Letter edisi 29 November 2017, bisa bikin bumi kembali ke keadaan sebelum peradaban.

    "Tidak ada letusan super dalam 20 ribu tahun terakhir. Kita harus waspada," kata Jonathan Rougier, profesor ilmu statistik di Universitas Bristol yang memimpin studi, seperti dilansir laman Express.co.uk, Kamis, 30 November 2017.

    Baca: Stephen Hawking Sebut Kiamat Terjadi Pada...

    Ledakan raksasa, menurut Rougier, bisa menghancurkan planet yang kita tempati saat ini dengan abu vulkanik yang cukup untuk menutupi seluruh benua. Dalam studi berjudul "The global magnitude–frequency relationship for large explosive volcanic eruptions", Rougier dan tim mengungkap letusan supervolcano bisa terjadi lebih dekat dari yang diperkirakan.

    Dalam jurnal, tim menyatakan letusan super rata-rata terjadi setiap 17 ribu tahun sekali. Namun, bisa saja terjadi dalam waktu 5.200 tahun. Erupsi supervolcano bisa melepaskan 1.000 gigaton abu ke udara.

    Baca: Kiamat Letusan Toba, Supervolcano dari Indonesia

    Rougier mengungkapkan, berdasarkan sejarah geologi letusan super terakhir terjadi pada 20-30 ribu tahun yang lalu. Menurut dia, gunung berapi saat ini lebih mengancam peradaban bumi. "Karena sampai sekarang manusia belum menyaksikan letusan super," ujarnya.

    Gunung berapi super seperti Yellowstone mulai menunjukkan tanda-tanda potensi letusan, yang diduga dalam waktu dekat dapat mendatangkan malapetaka bagi kehidupanbumi. Selain itu, pulau yang berada di tengah Danau Toba menunjukkan pertanda bahwa permukaan bumi mulai mengelembung akibat tekanan magma dari perut bumi. Menurut peneliti sampai saat ini situs di Danau Toba tersebut semakin aktif.

    Baca: Peneliti Peringatkan Ancaman Mengerikan Supervolcano Yellowstone

    Simak artikel menarik lainnya tentang supervolcano dan prediksi terbaru kiamat hanya di hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    EARTH AND PLANETARY SCIENCE LETTER | EXPRESS.CO.UK | HARMANI | AMB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.