Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gajah Mati Tanpa Gading Ditemukan di Bireuen

image-gnews
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah memasang GPS Collar dan mengamputasi ekor Gajah Gunung Biram Aceh pada Kamis, 29 November 2018. Kredit: BKSDA Aceh
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah memasang GPS Collar dan mengamputasi ekor Gajah Gunung Biram Aceh pada Kamis, 29 November 2018. Kredit: BKSDA Aceh
Iklan

TEMPO.CO, Banda Aceh - Seekor gajah jantan kembali ditemukan mati di kawasan Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Temuan tersebut menambah deretan panjang tewasnya hewan dilindungi itu di Aceh.

Baca: Gajah Liar yang Terjerat di Langsa Akhirnya Mati

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sapto Aji Prabowo mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan olah TKP dan nekropsi (bedah bangkai) terhadap bangkai gajah liar yang sering dipanggil Si Bongkok itu. “Dilakukan oleh tim dokter dan mahout BKSDA Aceh bersama aparat Polres Bener Meriah dan Polres Bireuen,” katanya, Jumat, 28 Desember 2018.  

Menurut Sapto, gajah tersebut diperkirakan sudah mati 15 hari. Warga menemukan bangkainya Kamis dan melaporkan ke pihak berwajib. BKSDA langsung menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan bangkai gajah.

Empat bulan lalu, gajah jantan berusia sekitar 40 tahun tersebut pernah diobati tim dokter BKSDA Aceh dan FKH Unsyiah karena menderita luka di selakangan dan bawah ekor. Luka disebabkan karena perkelahian dengan gajah liar lain. Gajah itu kemudian digelari Si Bongkok.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hasil pemeriksaan sementara dilaporkan, kondisi gading hilang sama sekali tanpa sisa. Pengambilan gading seperti ini, kata Sapto, hanya mungkin dilakukan terhadap bangkai gajah yang sudah membusuk, cukup dilakukan dengan menggoyang dan menarik gading dari tengkorak. “Sehingga diduga dilakukan orang yang lewat dan melihat ada kesempatan,” katanya.

Berdasarkan diagnosa awal, penyebab kematian dari hasil nekropsi yang dilakukan tim dokter adalah karena infeksi sekunder dari luka yang diderita, baik luka terbuka maupun fraktur di kaki belakang kiri, atau bisa juga karena toxicosis. “Kepastian penyebab kematian akan didapatkan dari hasil uji labfor terhadap sampel organ dalam dan sisa makanan yang diambil dari bangkai,” katanya.

BKSDA telah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Aceh mapun Kapolres Bener Meriah dan Kasatreskrim Polres Bireun untuk tindak lanjut penyelidikan kematian dan hilangnya gading gajah. Dari data yang disampaikan BKSDA, sepanjang tahun 2018, sebanyak 11 gajah ditemukan mati di Aceh, tiga di antaranya adalah gajah jinak.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Drone Dilarang Terbang Saat Tradisi Garebeg Yogya, Cegah Gajah Ngamuk

16 jam lalu

Pasukan gajah dalam tradisi grebeg yang digelar Keraton Yoguakarta. Dok. Visiting Jogja
Drone Dilarang Terbang Saat Tradisi Garebeg Yogya, Cegah Gajah Ngamuk

Keberadaan kamera layang alias drone dilarang beroperasi dalam pelaksaan sejumlah tradisi adat yang digelar oleh Keraton Yogyakarta.


Kenapa Museum Nasional Dikenal dengan Sebutan Museum Gajah?

7 hari lalu

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Museum Nasional, Jakarta, Senin, 8 Juni 2020. Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 menjelang pembukaan kembali wisata museum pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase pertama di Jakarta pada 8-14 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Kenapa Museum Nasional Dikenal dengan Sebutan Museum Gajah?

Museum Nasional kebakaran tadi malam menyimpan artefak bersejarah. Lalu kenapa museum ini disebut juga dengan Museum Gajah?


Seekor Anak Gajah Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo Riau

23 hari lalu

Seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) lahir dari induk gajah bernama Lisa di Taman Nasional Tesso Nilo, Kamis, 31 Agustus 2023. (BTN Tesso Nilo)
Seekor Anak Gajah Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo Riau

Seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) lahir dari induk gajah bernama Lisa berusia 41 tahun.


6 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Ada Simpanse hingga Orangutan

35 hari lalu

Seekor simpanse menikmati makanan beku untuk mendinginkan diri di kebun binatang Bioparco di Roma, Italia, 26 Agustus 2021. Xinhua/Jin Mamengni
6 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Ada Simpanse hingga Orangutan

Simpanse, orangutan, dan lumba-lumba adalah beberapa di antara hewan yang memiliki kecerdasan luar biasa.


5 Hewan dengan Daya Ingat Kuat, Ada Gajah dan Lumba-lumba

36 hari lalu

Seekor gajah berusia 29 tahun bernama Sak Surin, gajah Thailand jantan yang sakit, berjalan setelah mandi di Kebun Binatang Dehiwala di Kolombo, Sri Lanka 20 Juni 2023. Gajah tersebut menderita abses dan kaki depan kaku yang membuatnya sulit untuk berjalan dan berdiri. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
5 Hewan dengan Daya Ingat Kuat, Ada Gajah dan Lumba-lumba

Sama seperti manusia, hewan juga memiliki beragam tingkat daya ingat. Berikut lima hewan dengan daya ingat kuat.


BPSMP Sangiran Identifikasi Temuan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 2 Meter

51 hari lalu

Sejumlah petugas dari BPSMP Sangiran saat melakukan menggalian penyelamatan penemuan fosil di Dukuh Ngebung, RT 4 RW 2, Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
BPSMP Sangiran Identifikasi Temuan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 2 Meter

BPSMP menduga usia fosil tersebut sekitar 800 tahun berdasarkan kedalaman lapisan tanah.


Ratu Camilla dan Raja Charles Pakai Topeng Gajah Buatan Desainer India

30 Juni 2023

Ratu Camilla dan Raja Charles mengenakan topeng gajah rancangan Sabyasachi Mukherjee di Animal Ball, London pada Rabu malam, 28 Juni 2023. (Instagram/@elephantfamily)
Ratu Camilla dan Raja Charles Pakai Topeng Gajah Buatan Desainer India

Sabyasachi Mukherjee membuat topeng shola berukir untuk dipakai Raja Charles dan Ratu Camilla ke penggalangan dana.


Repotnya Sri Lanka Pulangkan Gajah Sakit Ini ke Thailand

23 Juni 2023

Seekor gajah berusia 29 tahun bernama Sak Surin, gajah Thailand jantan yang sakit, beristirahat di air sambil menerima bantuan medis, sebelum keberangkatannya kembali ke Thailand untuk perawatan dan rehabilitasi, di Kebun Binatang Dehiwala di Kolombo, Sri Lanka 20 Juni 2023. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Repotnya Sri Lanka Pulangkan Gajah Sakit Ini ke Thailand

Gajah bernama Sak Surindi Sri Lanka, yang memiliki berat 4 ribu kilogram dipulangkan ke Thailand karena sakit.


Tiga Gajah Tersisa di Candi Borobudur Dipindahkan ke Gembira Loka Zoo

16 Juni 2023

Kondisi terkini kandang gajah di Kompleks Candi Borobudur, sudah kosong. TEMPO/Arimbi HP
Tiga Gajah Tersisa di Candi Borobudur Dipindahkan ke Gembira Loka Zoo

Candi Borobudur sebelumnya memelihara lima ekor gajah yang digunakan untuk aktivitas wisata dan safari.


PT TWC Borobudur Jadikan Gajah Sumatera Sebagai Aktualisasi Relief Jataka Agung

14 Juni 2023

Gajah yang dipelihara di Candi Borobudur (Tempo.co/Arimbihp)
PT TWC Borobudur Jadikan Gajah Sumatera Sebagai Aktualisasi Relief Jataka Agung

Menurut Febriana, gajah di Candi Borobudur adalah interpretasi dari relief Jataka Gajah Agung yang bercerita tentang tentang pengorbanan Bodhisatwa.