9 Story Media Group Akuisisi Studio Animasi Indonesia BASE

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 9 Story Media Group Akuisisi Studio Animasi Indonesia BASE. Kredit: 9 Story Media Group

    9 Story Media Group Akuisisi Studio Animasi Indonesia BASE. Kredit: 9 Story Media Group

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan hiburan yang memproduksi beberapa seri animasi, 9 Story Media Group, telah mengakuisisi studio animasi PT Bali Animation Studio dan PT Bali Animasi Solusi Ekakarsa yang disebut sebagai BASE. BASE merupakan sebuah studio animas CGI yang berlokasi di Bali, Indonesia.

    Baca: Ini 4 Alasan Kenapa Industri Studio Animasi Bisa Berkembang Pesat

    "Prioritas utama kami selalu dan untuk terus memproduksi konten animasi kualitas terbaik di semua studio kami," ujar Presiden & CEO 9 Story Media Group Vince Commisso, seperti dilansir laman Animation Magazine, Senin, 4 Februari 2019.

    BASE didirikan oleh Lily Wang dan Daniel Harjanto Setyawan pada 2015 yang menyediakan karya animasi berkualitas tinggi untuk klien di seluruh dunia. BASE sendiri sudah mempekerjakan 270 personel.

    Sementara itu, dikenal dengan kemampuan kreatifnya, 9 Story Media Group mempekerjakan lebih dari 800 staf yang beroperasi di Toronto, New York, Dublin, dan Manchester.

    Studio animasi pemenang penghargaan Brown Bag Films ini diakui secara internasional untuk serial anak-anak terkenal seperti Doc McStuffins, Daniel Tiger's Neighborhood, Top Wing, Octonauts dan The Magic School Bus: Rides Again.

    "BASE mendukung kapasitas studio kami yang ada di Toronto, Dublin dan Manchester untuk meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan produksi klien kami. Kami sangat terkesan dengan kaliber kerja BASE dan sangat senang menyambut seluruh tim BASE ke dalam keluarga 9 Story," kata Commisso.

    Sejak awal, BASE telah membangun reputasi kuat sebagai studio animasi berkualitas tinggi dan dapat diandalkan. Portofolio produksi BASE termasuk serial televisi animasi populer Sonic Boom dan Luna Petunia. Selain itu, BASE dan Brown Bag Films sebelumnya telah bermitra bersama di serial Disney Vampirina.

    "Kami senang bisa bergabung dengan 9 Story Media Group," kata Lily Wang. "9 Story telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin global dalam hiburan anak-anak dengan kekuatan luar biasa dalam produksi dan distribusi. Kami sangat bangga dengan animasi yang kami buat dengan tim berbakat kami di Bali."

    Akuisisi BASE akan meningkatkan kemampuan produksi 9 Story, memperluas jejak global dan meningkatkan jumlah karyawan di seluruh dunia menjadi lebih dari 1.000 personel. Lily Wang dan Daniel Harjanto Setyawan akan tetap memimpin BASE dan akan melapor kepada Chief Operating Officer 9 Story Cathal Gaffney.

    "Dengan bergabung bersama studio 9 Story, Brown Bag Films, kami akan mendapat manfaat dari keahlian kreatif dan infrastruktur internasional mereka. Serta terus menghasilkan program berkualitas tinggi untuk anak-anak dan keluarga di seluruh dunia," tutur Lily Wang.

    Simak kabar terbaru tentang studio animasi di Bali hanya di kanal Tekno Tempo.co

    ANIMATION MAGAZINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?