Review Vivo V15: Kamera Tersembunyi Jadi Fitur Andalannya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vivo V15. TEMPO/Khory

    Vivo V15. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Review gadget kali ini Tempo berkesempatan menjajal smartphone Vivo V15. Smartphone asal Negeri Tirai Bambu itu dilengkapi kamera tersembunyi (pop-up camera) dengan sensor 32 megapiksel (MP) dan daya baterai 4000 mAh. Smartphone ini, diluncurkan di Indonesia pada 5 Maret 2019.

    Ini Beda Vivo V15 dan Vivo V15 Pro

    Selama dua pekan mencoba ponsel Vivo V15 dengan kapasitas RAM 6 gigabita (GB) dan memori internal 64 GB, Tempo mencoba berbagai fitur yang dipasang dalam smartphone.  

    Spesifikasi Vivo V15:
    -Layar: 6,53 inci IPS LCD capacitive touchscreen, 16M color, screen-to-body ratio 85,6 persen, resolusi 1080x2340 piksel dan aspek rasio 19,5:9
    -SoC/Processor: Mediatek Helio P70 (12nm), CPU Octa-core Octa-core (4x2.1 GHz Cortex-A73 & 4x2.0 GHz Cortex-A53)
    -Grafis chip: Mali-G72 MP3
    -Memory/Storage: 6 GB/64 GB
    -Baterai: Baterai Li-Po 4000 mAh, pengisian cepat 5V 2A
    -Konektivitas: Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by), MicroSD, Wi-Fi 802.11 a/ b/ g/ n/ ac, dual band, WiFi Direct, Hotspot, Bluetooth, GPS, Radio, microUSB 2.0
    -Kamera: 24 MP, f/ 1.8, 1/2.8, PDAF, ultra-wide 8 MP, f/ 2.2, sensor kedalaman 5 MP f/ 2.4; kamera depan 32 MP, f/ 2.0
    -Sistem Operasi: Android 9.0 (Pie)
    -Harga Rp 4.399 juta

    1. Unboxing

    Smartphone dibungkus dalam kotak berwarna putih. Di bagian atas kiri kotak terdapat tulisan Vivo dan bagian bawah, di atas tengah V15 serta di sampingnya terdapat persegi yang di dalamnya bertuliskan 32MP.

    Di bagian tengah kotak terdapat gambar unit smartphone Vivo V15 berwarna merah, tampak bagian depan yang memunculkan kamera depan dan bagian belakang menampilkan tiga kamera. Serta sedikit informasi spesifikasi smartphone di bagian belakang kotak.

    Di dalam kemasan tersebut terdapat perangkat pendukung, seperti buku panduan, pin ejektor atau pembuka slot kartu SIM atau microSD. Kemudian terdapat juga kabel microUSB 2.0, serta adaptor untuk mengisi daya baterai smartphone, dan earphone dalam kemasan.

    2. Desain dan layar

    Vivo V15 memiliki desain dengan bodi yang cukup berat   189,5 gram, dengan dimensi 161,2x75,9x8,5 milimeter. Setiap sudut ponsel itu memiliki lengkungan sehingga membuat nyaman ketika digenggam, bagian belakangnya didesain dengan gradient glass back cover, membuat ponsel terlihat mengkilat seperti kaca.

    Hal itu rentan terhadap bekas sidik jari yang kotor, jika tidak rajin dibersihkan, ponsel akan terlihat kotor.

    Dengan ukuran layar 6,3 inci FHD+, screen-to-body ratio 81,4 persen, resolusi 1080x2340 piksel dan aspek rasio 19,5:9.

    Layar dirasa cukup kokoh karena dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 5, tapi sebaiknya dilapisi dengan anti gores atau pelindung benturan tambahan, agar lebih aman.

    Di dalam kotak, ada hardcase, sehingga pengguna tak perlu lagi membelinya. Dengan hardcase pengguna tidak akan merasa licin ketika menggunakan smartphone dan cukup untuk melindungi bodi.

    Bagian layar Vivo V15 tidak memiliki notch, di atasnya terdapat speaker untuk mendengar komunikasi telepon, dan agak ke samping kirinya terdapat lampu LED penanda pesan.

    Di bagian bawah terdapat tiga tombol ketika ponsel dalam kondisi menyala atau kunci terbuka, seperti tombol home di tengah, tombol kembali di kanan dan sebelah kiri tombol untuk melihat aplikasi yang pernah Anda buka.

    Bagian sisi kanan bodi Vivo V15, terdapat dua tombol yakni tombol pengaturan volume dan tombol power atau pembuka kunci, hanya terdapat satu slot tempat dual SIM card dan microSD dan tombol Google Asistant. Pengguna bisa memasang sekaligus dual SIM Card dan microSD.

    Sedangkan di bagian sisi bawah bodi terdapat lubang microUSB 2.0 di tengah dan didampingi speaker suara dering pesan dan telfon masuk di kanannya dan di kiri lubang jack berdiameter 3,5 milimeter.

    Di bagian sisi atas bodi ada kamera yang tersembunyi disebelah kanan dan lubang sensor yang bisa membuat smartphone jadi remote control seperti untuk TV, AC dan lainnya.

    Di bagian belakang, Vivo V15 memasang tiga kamera dan lampu flash di atas kiri yang agak muncul menonjol dan tepat di bawah agak ke tengah terdapat bulatan untuk pemindai sidik jari.

    Di bagian bawahnya tertulis Vovo. Untuk pilihan warna, Vivo V15 hadir dengan gradasi warna di sisi belakang merah dan biru yang dipadukan gradasi masing-masing warna gelap. Kebetulan Tempo mendapatkan varian merah.

    Secara keseluruhan, pengaturan tombol dan bentuk bodi sama seperti smartphone pada umumnya, tapi Vivo cukup memanfaatkan setiap bagian sisi bodi. Namun smartphone tersebut dirasa cukup berat untuk digenggam, mungkin karena memasang baterai yang besar, sehingga membuat smartphone lebih berat.

    Vivo V15 dan Vivo V15 Pro

    3. Hardware dan Performa

    Vivo V15 mengusung chipset MediaTek Helio P70 dengan fabrikasi 12 nanometer, semakin kecil ukuran transistor, maka performa yang ditawarkan jauh lebih cepat. Chip tersebut merupakan motor untuk kelas menengah.

    Dari segi grafis Helio P70 menggunakan Mali-G72 yang berjalan lebih kencang dalam mengolah grafis jika dibandingkan dengan chip sekelasnya, Snapdragon 660. Dan 30 persen lebih cepat dari chip pendahulunya.

    Chip yang terpasang dapat menunjang sensor kamera hingga 32 MP untuk single-camera. Sehingga, tak heran jika chipset ini dapat memberikan pengalaman fotografi terbaik.

    Untuk bermain game, Helio P70 memberikan pengalaman gameplay yang responsif, karena mendapatkan peningkatan game seluler yang mencakup optimalisasi multi-threading unik, serta fokus pada peningkatan latensi di area pengguna yang kritis.

    Dalam bermain game populer yang sering menghasilkan beban berat, P70 memberikan DOU 7 persen lebih baik dan daya hingga 35 persen lebih rendah dibandingkan P60.

    Tempo menjajalnya dengan mengunduh game HAWK, Mobile Legend dan game biasa Candy Crush. Game tersebut merupakan game dengan grafis yang pernuh warna. Dengan didampingi kapasitas RAM 6GB dan memori internal 64GB, game tersebut cukup bisa dinikmati. tapi grafis salah satu game, HAWK, kurang memuaskan.

    Ruang penyimpanannya juga bisa diperluas dengan microSD hingga kapasitas 256GB.

    Hal lain yang mengganggu, yaitu letak speaker di sisi bawah dan kabel jack earphone saat bermain game, karena menghalangi tangan. Jadi, jika tidak ingin merasa terganggu, sebaiknya menggunakan earphone Bluetooth.

    Menonton video dengan Vivo V15 cukup nyaman, karena layar yang besar tanpa notch, dan cukup baik untuk menikmati kontennya.

    Hadir dengan kapasitas baterai yang besar, yakni 4.000 mAh, Vivo V15 seharusnya cukup untuk pemakaian seharian bahkan dua hari.

    Namun, ketika dicoba baterai cukup terkuras hanya untuk bermaim game sekitar 2 jam. Smartphone menjalankan sistem operasi Android terbaru Pie. Secara keseluruhan performa smartphone cukup baik, dan bisa dimanfaatkan bagi kalangan kelas menengah untuk menemani aktivitas sehari-hari.

    4. Kamera

    Vivo V15 memasang tiga kamera utama, masing-masing hadir dengan sensor utama 24 MP beraperture f/ 1.8, sensor ultra-wide 8 MP aperture f/ 2.2, dan sensor kedalaman 5 MP aperture f/ 2.4. Yang paling mencolok adalah kamera depan dengan teknologi Pop-up bersensor 32 MP aperturw f/ 2.0. Baik kamera belakang atau pun depan, keduanya sudah dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Kamera Vivo V15 dilengkapi dengan berbagai mode seperti AI Body Shaping untuk menyesuaikan bentuk tubuh, Smart Framing yang memberikan suggestion frame yang cocok, AI Face Beauty yang sering digunakan agar muka tirus dan tone wajah lebih halus, serta AI Portrat Lighting yang dibekali dengan pilihan efek pencahayaan.

    Kamera depan bisa muncul hanya ketika fitur tersebut digunakan. Kelebihannya adalah kamera bekerja secara otomatis tidak manual, kalau buka kamera depan otomatis kamera akan muncu, sedangkan jika diudah menggunakan kamera belakang maka akan turun sendiri. Untuk naiknya hanya butuh 0,46 detik dan sudah melalui pengujian yang bisa bertahan hingga 5 sampai 6 tahun.

    Ketika dicoba, kamera depan Vivo V15 ini memiliki hasil gambar yang cukup berlebihan, yang membuat gambar wajah kehilangan tekstur aslinya, karena bekas jerawat ataupun tahi lalat bisa hilang. Fitur kamera depan sepertinya cocok untuk yang selalu ingin tampil keren meskipun tanpa polesan make-up.

    Sedangkan kamera belakang hasilnya cukup baik untuk sebuah smartphone harga empat jutaan. Gambar cukup jernih dan ketika hasil di-zoom, gambar masih nampak jelas, dan bisa digunakan untuk mengabadikan momen bersama teman dan keluarga. Sedangkan efek bokehnya cukup terasa, titik fokus dan blurnya terlihat signifikan.

    Dari segi kamera, tampaknya Vivo memang ingin memanjakan pengguna dengan fitur kamera yang berkualitas tinggi pada smartphone kelas menengah. Secara keseluruhan, kamera tersebut dapat menghasilkan gambar yang jernih, lebih sedikit noise, dan cocok bagi para pembuat konten pemula.

    5. Pesaing

    Vivo V15 berada di segmen yang sangat kompetitif. Begitu banyak alternatif untuk smartphone di pasar Rp 4 jutaan. Saingan terdekatnya adalah OPPO F11 Pro yang juga memiliki fitur kamera depan tersembunyi, bedanya OPPO F11 Pro meletakkan kamera di sisi atas tepat di tengah.

    OPPO mempersenjatainya dengan chipset yang sama dengan Vivo V15, Helio P70 chipset, yang didampingi dengan kapasitas RAM 6 GB dan memori internal 64 GB yang bisa diperluas dengan microSD. Juga dipasang proprietary VOOC 3.0 pengisian cepat OPPO untuk mengisi baterai berdaya 4.000 mAh, smartphone dibanderol seharga Rp 4,999 juta pada saat peluncurannya.

    Selain itu, yang membedakan adalah dari segi sensor kamera, jika Vivo V15 lebih fokus pada kamera depan, lain hal dengan OPPO F11 Pro yang hanya memasang kamera depan 16 MP. Namun, memiliki dual kamera belakang masing-masing sensornya 48 MP plus 5 MP

    Seri lain adalah yang baru-baru ini dirilis Samsung Galaxy A50 yang dibanderol seharga Rp 4,099 juta. Meskipun tidak hadir dengan kamera Pop-up, ponsel asal Negeri Gingseng itu patut untuk dijadikan pertimbangan bagi pembeli. Dengan desain yang cukup ringan, kapasitas baterainya sama 4000 mAh.

    Samsung Galaxy A50 memiliki layar FHD+ berukuran 6,4 inci Infinity-U Super AMOLED dengan resolusi 2340x1080 piksel. Smartphone itu didesain dengan bentuk 3D Curved Edge Design dan dipasang chip Exynos 9610. Dari segi kamera juga berbeda, A50 memiliki tiga kamera utama dengan masing-masing sensor 25 MP, 8 MP dan 5 MP dan kamera depan 25 MP. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.