Terapkan Larangan Plastik, Pemkot Bogor: Berkurang 41 Ton 1 Bulan

Pemulung mencari sampah plastik di Sungai Citarum di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, 22 April 2018. Pemerintah pusat menargetkan air sungai penuh sampah dan limbah ini dapat menjadi bahan baku air minum pada tahun 2025. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bogor sudah menerapkan Peraturan Walikota Bogor tentang pelarangan plastik sekali pakai sejak akhir tahun 2018. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Elia Buntang, penerapan aturan itu sudah mendapatkan hasil.

Baca: Aturan Larangan Plastik Kota Bogor Digugat Industri Plastik

"Kami memulai Perwali Nomor 61 Tahun 2018 itu per 1 Desember 2018. Yang jelas secara total data dari mereka yang kami dapatkan bahwa rata-rata per bulannya itu sekarang yang berkurang adalah 41 ton plastik, itu per bulan yang mereka edarkan selama ini," ujar Elia, di Artotel, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 9 April 2019.

Pada 2015, peneliti Jenna Jambeck menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik terbanyak ke lautan kedua di dunia. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Science.

Isu tersebut juga kembali menjadi perhatian masyarakat luas sejak bangkai paus yang ditemukan banyak sampah plastik di dalam perutnya. Sehingga berbagai inisiatif tegas dilakukan oleh Indonesia, salah satunya dengan membuat aturan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai di beberapa daerah seperti Kota Banjarmasin, Balikpapan, Bogor dan Provinsi Bali.

"Ini yang ditargetkan Perwali, 41 ton pengurangan yang beredar dari ritel besar. Karena sudah 0 kantong plastik yang ada di ritel dan pasar modern. Kita sudah mulai sosialisasi mulai hari ini ke pasar tradisional," tutur Elia.

Saat ini, aturan yang dibuat Pemerintah Kota Bogor dan Provinsi Bali sedang mendapatkan gugatan ke Mahkamah Agung untuk uji material atau judicial review oleh industri plastik dan industri daur ulang plastik.

"Kalau gugatan disetujui kami akan tetap jalan, toh ini rumah tangga kami kok. Harapannya sih selanjutnya bagaimana kita ke depan betul-betul ramah lingkungan yang organik itu. Produknya ada di Indonesia, tapi Timor Leste yang pakai, impor dari kita Indonesia," tutur Elia.

Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik Tisa Mafira menjelaskan bahwa dampak larangan penggunaan kantong kresek belum banyak datanya. Namun, kata Tisa, Banjarmasih yang sudah memulai 2 tahun, ada pengurangan kantong kresek 9,4 juta lembar per tahun dan hilangnya sampah itu berkontribusi 3 persen pengurangan sampah per tahun.

"Atas hasil itu Banjarmasin mendapatkan dana insentif daerah yang dikeluarkan Kementerian Keuangan khusus untuk pengelolaan sampah plastik, karena terukur. Mereka mendapatkan dana Rp 9,5 miliar pada 2018," tutu Tisa.

Saat ini, Tisa melanjutkan, sudah 12 kota yang sudah atau sedang mengurus kebijakan terkait plastik, mulai dari berbentuk konkrit, ada surat edaran, surat imbauan, juga instruksi bupati. "Ada juga yang sedang merumuskan draf tapi belum jadi, seperti Jakarta, Bandung dan Cimahi yang masih dalam proses," kata Tisa.






Warga Perumahan Sentul City Gugat Bupati Bogor soal Prasarana Sarana dan Utilitas

2 jam lalu

Warga Perumahan Sentul City Gugat Bupati Bogor soal Prasarana Sarana dan Utilitas

Prasarana, Sarana dan Utilitas di Kawasan Perumahan Sentul City masih dikuasai pengembang dan tidak kunjung diserahkan ke negara.


Mengenal Pasar Parung Bogor, Sentra Ikan Hias Terbesar di Indonesia

1 hari lalu

Mengenal Pasar Parung Bogor, Sentra Ikan Hias Terbesar di Indonesia

Pasar Parung Bogor merupakan pasar ikan hias terbesar di Indonesia dengan sekitar 380 pedagang dan 270 lapak yang tersedia.


Banyak ABG Bojonggede Main ke Dukuh Atas Jakarta, Pemkab Bogor: Kemudahan Transportasi

1 hari lalu

Banyak ABG Bojonggede Main ke Dukuh Atas Jakarta, Pemkab Bogor: Kemudahan Transportasi

Pemkab Bogor menyatakan berbagai ruang publik yang ada di Jakarta menjadi magnet bagi ABG asal Bojonggede main ke Dukuh Atas Jakarta.


Bima Arya Blacklist Investor Holywings dan Penemuan Stok Ratusan Botol Miras di Elvis Cafe

3 hari lalu

Bima Arya Blacklist Investor Holywings dan Penemuan Stok Ratusan Botol Miras di Elvis Cafe

Wali Kota Bogor Bima Arya memblacklist para investor dan orang-orang yang terafiliasi dengan Holywings untuk membuka usaha di Kota Bogor.


Ketua DPRD Kota Bogor Dukung Bima Arya Cabut Izin Usaha Holywings

3 hari lalu

Ketua DPRD Kota Bogor Dukung Bima Arya Cabut Izin Usaha Holywings

Ketua DPRD Kota Bogor mendukung langkah tegas Bima Arya yang mencabut izin usaha Holywings yang dinilai sudah tidak punya itikad baik.


Bima Arya Blacklist Investor Holywings, Tak Boleh Lagi Membuka Usaha di Kota Bogor

3 hari lalu

Bima Arya Blacklist Investor Holywings, Tak Boleh Lagi Membuka Usaha di Kota Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan tidak akan memberikan izin usaha kepada orang-orang yang terafiliasi dengan Holywings.


Raden Said Soekanto Kapolri Pertama, Penggagas Markas Polri di Trunojoyo Kebayoran Baru

4 hari lalu

Raden Said Soekanto Kapolri Pertama, Penggagas Markas Polri di Trunojoyo Kebayoran Baru

Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo diangkat Kapolri oleh Presiden Soekarno pada 29 September 1945. Ia penggagas markas Polri di Trunojoyo, Kebayoran.


Bima Arya Cabut Izin Usaha Elvis Cafe & Resto Eks Holywings Bogor Karena Tetap Jual Miras

4 hari lalu

Bima Arya Cabut Izin Usaha Elvis Cafe & Resto Eks Holywings Bogor Karena Tetap Jual Miras

Wali Kota Bogor Bima Arya mencabut Elvis Cafe & Resto yang dahulu Holywings Bogor. Tetap nekat menjual minuman beralkohol di atas lima persen.


Lahan Redistribusi dari Jokowi untuk Petani di Pancawati Banyak yang Alih Fungsi

5 hari lalu

Lahan Redistribusi dari Jokowi untuk Petani di Pancawati Banyak yang Alih Fungsi

Enam tahun sejak lahan redistribusi dibagikan Presiden Jokowi pada 2016 lalu, para petani mengaku belum menguasai SHM bahkan melihatnya.


Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Karung di Kali Pesanggrahan

5 hari lalu

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Kasus pembunuhan di balik kasus mayat dalam karung di Kali Pesanggrahan terkuak. Pembunuhnya masih teman teman korban.