6 Meteor Jatuh dengan Dampak Paling Besar di Bumi

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chicxulub, Meskiko, adalah tapak raksasa selebar 180 km akibat hantaman metorit berukuran 10 km. (orangesmile.com)

    Chicxulub, Meskiko, adalah tapak raksasa selebar 180 km akibat hantaman metorit berukuran 10 km. (orangesmile.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Antariksa Amerika Serikat atau NASA mengkonfirmasi kekuatan meteor jatuh di pantai Australia, tepatnya di Teluk Great Australian Bight, setara dengan bom nuklir. Namun, Australia bukanlah satu-satunya negara yang pernah dihujani meteor atau benda langit lainnya.

    Baca juga: NASA: Meteor Berkekuatan Bom Nuklir Jatuh di Australia

    Sebelumnya, beberapa meteor besar pernah jatuh ke Bumi yang menghasilkan dampak cukup besar. Bahkan menurut penelitian punahnya dinosaurus juga akibat hantaman asteroid ke bumi. Tempo merangkum meteor besar yang pernah jatuh ke Bumi:

    1. Vredefort-Afrika Selatan

    Vredefort adalah lubang besar dengan diameter 300 km lebih di Afika Selatan, yang diduga terjadi karena hantaman meteor pada 2 miliar tahun lalu. (orangesmile.com)

    Mengutip laman Livescience, beberapa waktu lalu, imuwan memperkirakan struktur dampak dari jatuhnya meteor membuat Vredefort menjadi kawah yang besar, sekitar 300 kilometer. Kawah tersebut terletak di Provinsi Free State, Afrika Selatan, dan dinamai dari nama kotanya, .

    Dalam studi yang dilakukan Desmond Moser, ahli geokronologi di Western University di Ontario, disebutkan asteroid atau meteor selebar 10 kilometer telah menabrak wilayah itu, dan memunculkan lubang 10 kali lebih dalam dari Grand Canyon.

    Ahli geologi memperkirakan bahwa hantaman tersebut terjadi sekitar 2,02 miliar tahun yang lalu.

    2. Sudbury-Kanada

    Para peneliti menganalisis salah satu kawah meteor tertua di Bumi, yaitu cekungan Sudbury yang berusia 1,85 miliar tahun di Kanada. Ini merupakan kawah terbesar kedua dan terawetkan di Bumi, dengan diameter sekitar 150 hingga 260 km.

    Sebuah studi pada 2015 memperkirakan bahwa kawah itu mungkin telah diciptakan oleh sebuah komet sekitar selebar 15 km. Dari 2013 hingga 2014, para ilmuwan dalam studinya mengumpulkan sampel dari lapisan batu setebal  1,5 km yang memenuhi kawah Sudbury.

    3. Acraman-Australia

    Para ilmuwan telah menemukan dua kawah di pedalaman Australia, Acraman yang diyakini menandai sisa-sisa kawah meteorit dengan diameter  463 km, salah satu yang terbesar yang pernah ditemukan. Kawah tersebut  diyakini menandai tempat di mana meteorit terbelah menjadi dua, beberapa saat sebelum menabrak bumi.

    Jatuhnya meteor ini diperkirakan lebih dari 300 juta tahun yang lalu. Para ilmuwan menemukan bekas dari meteorit itu beberapa tahun lalu. Dan kemudian dianggap berasal dari kawah terbesar ketiga yang pernah ditemukan. Peneliti dari Universitas Nasional Australia Andrew Glikson, mengatakan, struktur itu mungkin dihasilkan dari satu meteorit yang terbelah.

    Berikutnya meteor penghancur dinosaurus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.