Fosil Dinosaurus Laut Monster Loch Ness Ditemukan di Antartika

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi elasmosaurus, dijuluki monster Loch Ness,  yang diyakini telah punah 65 juta tahun yang lalu. Kredit: Wikipedia

    Ilustrasi elasmosaurus, dijuluki monster Loch Ness, yang diyakini telah punah 65 juta tahun yang lalu. Kredit: Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemburu fosil telah mengumpulkan sisa-sisa makhluk laut besar yang dijuluki monster Loch Ness. Loch Ness adalah danau besar yang terletak di Dataran Tinggi Skotlandia yang memiliki panjang sekitar 37 km.

    Baca: 2 Spesies Baru Kerabat T-Rex Dipastikan dari Fosil di Thailand

    Peneliti menemukan sisa-sisa fosil elasmosaurus raksasa berumur 70 juta tahun dari kedalaman es Antartika yang tidak pernah terlihat sebelumnya.

    Mengutip laman Fox News, Senin, 10 Junia 2019, hewan itu diperkirakan memiliki berat 15 ton, dan sekarang merupakan salah satu fosil reptil purba terlengkap yang pernah ditemukan. Raksasa laut itu adalah anggota menakutkan dari keluarga reptil elasmosaurid dan terbesar dari jenisnya.

    Mereka membentuk keluarga plesiosaurus, yang mewakili beberapa makhluk laut terbesar pada periode Cretaceous. Beberapa ilmuwan percaya dinosaurus itu adalah plesiosaurus berleher panjang seperti elasmosaur, yang entah bagaimana bertahan ketika semua dinosaurus lainnya musnah.

    Mereka tampak seperti sapi laut (manate besar) dengan leher jerapah dan kepala seperti ular, demikian dilaporkan National Geographic. Ada banyak teori untuk menjelaskan panjang lehernya yang luar biasa, tapi sebagian besar percaya itu untuk membantu berburu.

    "Selama bertahun-tahun fosil itu adalah misteri, kami tidak tahu apakah itu elasmosaurus atau bukan," ungkap ahli paleontologi Jose O'Gorman dari Dewan Riset Ilmiah dan Teknis Nasional Argentina. "Mereka adalah sejenis plesiosaurus aneh yang tak seorang pun tahu."

    Berita penemuan mengejutkan pasti akan disambut oleh mereka yang percaya bahwa raksasa laut itu nyata dan bersembunyi di kedalaman Loch Ness. Namun, sebagian besar ilmuwan menunjukkan bahwa hewan itu baru berumur sekitar 10.000 tahun, sementara plesiosaurus punah lebih dari 65 juta tahun yang lalu.

    Sementara, laman The Sun menyebutkan, reptil laut itu tidak dilengkapi dengan insang. Bahkan jika fosil itu benar plesiosaurus, hewan itu masih harus muncul ke permukaan berkali-kali setiap jam yang membuatnya mudah dikenali.

    FOXNEWS | THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.