Pembuat Ventilator Jepang Tingkatkan Produksi untuk Pasien Corona

Reporter

Editor

Erwin Prima

Ventilator rumah sakit. Kredit: ANTARA

TEMPO.CO, Kawaguchi - Sebuah perusahaan pembuat peralatan medis Jepang mengatakan pihaknya telah didekati pemerintah Jepang untuk memproduksi secara masal ventilator hewan untuk merawat orang-orang yang didiagnosa mengidap infeksi virus corona baru, dan negara-negara lain juga menyatakan berminat.

Kepala Eksekutif Metran Co Kazufuku Nitta mengatakan pendekatan itu dilakukan bulan lalu dan bahwa AS, Inggris dan India termasuk di antara lebih dari 30 negara yang mengajaknya berbicara.

Ventilator, yang membantu para pasien berjuang untuk bernapas, sedang langka di banyak negara yang paling parah dilanda wabah infeksi virus corona.

Di AS, para pembuat peralatan medis mengatakan mereka akan menyederhanakan desain ventilator dan menyisihkan pekerjaan lain untuk meningkatkan produksi ventilator, sementara pembuat mobil juga menawarkan membuat perangkat medis itu. Di tempat lain, pabrik Swiss Hamilton Medical AG mengatakan Inggris menghadapi kelangkaan masif ventilator.

Metran, yang dikelola swasta itu, juga membuat ventilator untuk manusia, tapi Nitta mengatakan perangkat untuk penyakit hewan itu lebih sederhana dan biaya produksinya sepersepuluh serta lebih mudah untuk mengoperasikannya.

"Di masa pandemi, tak ada cukup dokter dengan pengetahuan ahli yang siap di tempat," kata Nitta kepada Reuters. "Mesin yang sederhana dan aman dibutuhkan untuk dokter-dokter yang tak akrab dengan perangkat itu."

Pada hari Jumat, 3 April 2020, pemerintah menitahkan wilayah-wilayah yang paling parah terjangkit corona untuk menghemat tempat tidur rumah sakit bagi pasien yang paling menderita.

PM Shinzo Abe mengatakan kepada parlemen bahwa pemerintahannya telah menjamin 8.000 ventilator yang diperlukan untuk merawat pasien dalam kondisi serius.

Metran sedang mempertimbangkan satu sistem untuk memproduksi 5.000 hingga 15.000 alat bantu pernapasan hewan, kata Nitta, tanpa memberikan batasan waktu.

Namun, dia memperkirakan permintaan ventilator melebihi jumlah itu, sehingga juga sedang mempertimbangkan memberikan lisensi produk itu bagi perusahaan-perusahaan di luar negeri untuk memproduksi.

ANTARA






Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Menunjukkan Prospek Cerah

1 jam lalu

Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Menunjukkan Prospek Cerah

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menunjukkan prospek cerah.


Toyota Bakal Uji Coba Bus Hidrogen untuk Transportasi di Jepang

15 jam lalu

Toyota Bakal Uji Coba Bus Hidrogen untuk Transportasi di Jepang

Bus hidrogen Toyota dilaporkan segera diuji coba untuk dijadikan sebagai alat transportasi lokal di Jepang.


Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

1 hari lalu

Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Tokyo? Itu bisa tergantung pada apa yang dicari oleh wisatawan.


MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

1 hari lalu

MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

Dirut MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan jumlah pengguna atau ridership pada 24 Maret 2019 - 31 Desember 2022 sebanyak 61.292.496 orang. Rinciannya, pada 2019 dengan target 65.000 penumpang, realisasinya 86.270 penumpang. Pada 2020 dengan target 26.065 penumpang, realisasinya 27.122 penumpang.


Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

1 hari lalu

Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

Kota New York tak lagi mewajibkan warganya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.


BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

2 hari lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.


Mengenal Marie Kondo, Konsultan Beberes Rumah yang Menyerah saat Punya 3 Anak

4 hari lalu

Mengenal Marie Kondo, Konsultan Beberes Rumah yang Menyerah saat Punya 3 Anak

Berikut profil Marie Kondo, yang mencetuskan metode KonMari dengan cara memilah barang tidak penting dan tak terpakai (decluttering).


PM Jepang Kishida Pecat Sekretaris yang Mengomel Soal LGBT

4 hari lalu

PM Jepang Kishida Pecat Sekretaris yang Mengomel Soal LGBT

Popularitas Kishida berkurang setengah menjadi sekitar 30% sejak tahun lalu, setelah banyak pejabat senior mengundurkan diri karena skandal.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

4 hari lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

5 hari lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.