Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Vitamin K, Corona, Gading Gajah, UGM

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dari topik tentang hasil penelitian di rumah sakit Canisius Wilhelmina di kota Nijmegen, Belanda, bahwa ada hubungan antara kekurangan vitamin K dan kondisi pasien virus corona yang memburuk.

    Berita terpopuler selanjutnya, Tim Operasi Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menangkap seorang warga Garut, Jawa Barat, berinisial RGK, 40 tahun, setelah ketahuan memiliki tiga batang pipa rokok dari bahan gading gajah Sumatera (Elephas maximus). 

    Juga, Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia pada tahun ini versi lembaga pemeringkat 4 International Colleges & Universities (4ICU).

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Peneliti Temukan Hubungan Vitamin K dan Kondisi Pasien Covid-19

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Pasien yang meninggal dunia atau masuk ke ruang gawat darurat akibat Covid-19 terbukti mengalami kekurangan vitamin K yang ada di dalam bayam, telur serta jenis keju-kejuan "blue cheese". Studi dilakukan di rumah sakit Canisius Wilhelmina di kota Nijmegen, Belanda, di mana ditemukan hubungan antara kekurangan vitamin K dan kondisi pasien virus corona yang memburuk.

    Seperti diketahui Covid-19 menyebabkan pembekuan darah dan menyebabkan degradasi serat elastis di paru-paru. Vitamin K, yang dicerna melalui makanan dan diserap dalam saluran pencernaan, adalah kunci untuk produksi protein yang mengatur pembekuan dan dapat melindungi terhadap penyakit paru-paru.

    Para peneliti Belanda sekarang mencari dana untuk uji klinis, tetapi Dr Rob Janssen, seorang ilmuwan yang bekerja pada proyek tersebut, mengatakan bahwa berdasarkan temuan awal ia menyarankan asupan vitamin K yang sehat, kecuali bagi mereka yang menggunakan obat pengencer darah seperti warfarin.

    2. Bikin Pipa Rokok dari Gading Gajah , Warga Garut Ditangkap

    Tim BBKSDA Riau melakukan bedah bangkai atau nekropsi terhadap bangkai gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) yang mati di konsesi hutan tanaman industri PT Arara Abadi, di Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (19/11/2019). (ANTARA/HO-BBKSDA Riau)

    Tim Operasi Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menangkap seorang warga Garut, Jawa Barat, berinisial RGK, 40 tahun, setelah ketahuan memiliki tiga batang pipa rokok dari bahan gading gajah Sumatera (Elephas maximus). 

    Tim menangkap warga Desa Padaasih, Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut itu Kamis, 4 Juni 2020. RGK mengaku akan menjual tiga pipa rokok dari gading gajah Sumatera itu. Berukuran panjang 10, 12, dan 18 sentimeter, harganya berkisar Rp 500 ribu hingga 4,5 juta. Kepastian pipa rokok itu terbuat dari gading gajah Sumatera dibuktikan tim melalui uji forensik untuk berlanjut ke proses penyidikan.

    Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sustyo Iriyono mengatakan perdagangan satwa dilindungi tergolong kejahatan luar biasa. Bernilai ekonomi tinggi, pelakunya banyak yang terlibat hingga antarnegara. “Serupa dengan kejahatan narkoba dengan sel jejaring yang terputus-putus,” ujarnya lewat keterangan tertulis Jumat 5 Juni 2020.

    3. UGM Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2020 Versi 4ICU

    Ilustrasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Shutterstock

    Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia pada tahun ini versi lembaga pemeringkat 4 International Colleges & Universities (4ICU). Lembaga ini melakukan pemeringkatan universitas global dengan mengukur keberadaan digital dan popularitasnya berdasarkan jumlah trafik web, kepercayaan terhadap konten, dan popularitas dari tautan web.

    Direktur Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSDI) UGM, Widyawan, menyambut gembira hasil pemeringkatan itu yang didesain untuk memberikan informasi kepada calon mahasiswa asing tentang kualitas dan popularitas suatu universitas.

    "Di tengah situasi wabah pandemik dan ada work from home (WfH) dan study from home (SfH), peran teknologi informasi menjadi semakin penting. Pemeringkatan ini bisa menjadi penambah semangat sekaligus cermin untuk perbaikan,” kata Widayawan seperti dikutip dari laman resmi UGM, Jumat 5 Juni 2020.

    Dalam daftar 573 universitas di Indonesia, UGM ditempatkan di posisi tertinggi. Dua peringkat di bawahnya ditempati masing-masing, Universitas Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia di peringkat ketiga. Sedang di tingkat Asia, UGM berada di posisi 18.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.