Pemenang LKIR 2020 Direkomendasikan Ikut Kompetisi Internasional

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gedung LIPI. Wikipedia.org

    Ilustrasi gedung LIPI. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berjanji merekomendasikan para pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) dan National Young Inventors Award (NYIA) 2020 ke kompetisi sains tingkat internasional. Janji disampaikan Kepala LIPI Laksana Tri Handoko usai pengumuman para pemenang itu, Kamis 19 November 2020. 

    Dalam acara pengukuman yang dilakukan melalui video konferensi itu, Handoko menyampaikan rencananya membawa para siswa pemenang LKIR untuk mengikuti Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) di Amerika Serikat. Selain itu diliriknya pula Asian Student Science Project Competition di Thailand.

    Adapun pemenang NYIA telah otomatis mewakili Indonesia di ajang International Exibition Inovator di Rusia. "Insya Allah semuanya tahun depan," kata Handoko. 

    Handoko berpesan kepada para pemenang agar tidak cepat puas. Selain untuk bersaing di tingkat internasional, dia mengatakan, kemenangan saat ini baru awal untuk terus tetap berkarya dan menyebarkan sains dan teknologi kepada banyak orang.

    “Perjuangan kita tidak berhenti di ajang ini karena semuanya sudah menjadi pemenang dan pada saat yang sama semuanya menjadi duta-duta Iptek di lingungannya masing-masing,” kata Handoko.

    Fisikawan itu juga berharap bahwa pengalaman melakukan riset finalis LKIR dan NYIA bisa memberikan inspirasi buat masyarakat untuk terus belajar dan berkarya. “Berjuang menjadi insan yang sukses di masa mendatang,” kata dia.

    Pengumuman para pemenang itu dilakukan setelah peserta menjalani pameran virtual dan penjurian 16-18 November 2020 sebagai bagian dari Youth Science Week 2020 yang dihelat dalam Indonesia Science Expo 2020. Pemenang LKIR dibuat berdasarkan bidang penelitian.

    Di Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati dimenangkan oleh siswa SMA Regina Pacis Bogor sebagai juara pertama, SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto ditempat kedua, dan MAN 2 Kota Malang ketiga. Di Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan dari SMA Negeri 4 Denpasar juara pertama, kedua SMA Negeri 1 Majene, dan ketiga MAN 2 Tulungagung.

    Baca juga:
    Dosen Perempuan ITB Menangi LIPI Young Scientist Award 2020

    Sementara LKIR Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan juara pertama dari SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, kedua SMA Negeri 3 Yogyakarta, dan ketiga SMA Negeri 1 Kertosono. Di Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik pemenang pertama dari SMAN 1 Yogyakarta, kedua SMA Negeri 2 Depok, dan dari MA Negeri 2 Kudus ditempat ketiga.

    Sedangkan di NYIA 2020, siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menjadi juara pertama. Adapun juara dua dan tiga masing-masing dari MAN 2 Kudus dan SMA Averos.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.