Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Kupang

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. geo.tv

    Ilustrasi gempa. geo.tv

    TEMPO.CO, Kupang - Gempa tektonik dengan magnitudo 5,3 mengguncang Kota Kupang dan sekitarnya di Nusa Tenggara Timur. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadiannya pada Sabtu menjelang tengah malam, 12 Desember 2020, pukul 22.55.24 WIB. Sumber gempa berasal dari Laut Sawu, namun tidak memicu tsunami.

    Pusat gempa atau episenter terletak pada koordinat 9,19 LS dan 123,33 BT. “Tepatnya di laut pada jarak 81 kilometer arah barat daya Lembata, Nusa Tenggara Timur,” kata Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG lewat keterangan tertulis Ahad, 13 Desember 2020. Sumber gempa berkedalaman 117 kilometer

    Menurut Daryono, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique-thrust),” ujarnya.   

    Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Pulau Pantar Barat dengan skala intensitas gempa berkisar II-III MMI. Guncangan dirasakan sebagian warga dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang hingga getarannya terasa seakan ada truk yang melintas. Sementara warga di Lembata, Kupang, Maumere, dan Waingapu merasakan guncangan dalam skala intensitas II MMI.

    Sejauh ini tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Selain tidak berpotensi tsunami, gempa susulan pun nihil. Sementara itu dari keterangan tertulis Badan Geologi, sumber gempa berada di Laut Sawu yang berjarak hampir 100 kilometer dari Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur.

    Guncangan gempa bumi itu ikut tercatat di Pos Pengamatan Gunung Api Sirung dan Lewotolok pada skala intensitas III MMI (Modified Mercally Intensity).

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.