Anggota DPR Amerika Usulkan UU Musim Berburu Bigfoot

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambaran Bigfoot dalam film karya  Patterson-Gimlin  tahun 1967. (Wikipedia)

    Gambaran Bigfoot dalam film karya Patterson-Gimlin tahun 1967. (Wikipedia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR di Oklahoma, Amerika Serikat, mengusulkan undang-undang yang akan menetapkan musim berburu Bigfoot--makhluk mirip kera besar yang diyakini sebagian kalangan hanya mitos. Usulan dimasukkan Rabu pekan lalu untuk dibahas saat reses DPR AS berakhir Februari mendatang.

    Pengusul adalah seorang Republiken, Justin Humphrey. Dia berasal dari daerah pemilihan di antaranya kawasan hutan Pegunungan Ouachita di Oklahoma sebelah tenggara. Di wilayah yang berbatasan dengan Arkansas itu pula biasa digelar festival Bigfoot setiap tahunnya.

    Menurut Humphrey, penerbitan izin resmi berburu bisa sekaligus mendorong pariwisata setempat. "Membuatkan musim berburu yang aktual dan menerbitkan perizinan untuk orang-orang yang ingin berburu Bigfoot akan mendatangkan lebih banyak orang ke kampung halaman kita yang memang cantik," katanya.

    Humphrey mengatakan undang-undang yang diajukannya itu tidak akan melegalkan pembunuhan terhadap Bigfoot, tapi hanya akan mengizinkan perangkap. Untuk itu dia juga berharap UU--kalau disetujui bisa berlaku mulai November mendatang--akan menyediakan uang $25 ribu untuk ditawarkan sebagai hadiah bagi mereka yang bisa menangkap hidup-hidup.

    Micah Holmes, juru bicara untuk Oklahoma Department of Wildlife Conservation, yang selama ini mengawasi perburuan di Oklahoma, mengarakan kalau pihaknya menggunakan riset berbasis sains dan tidak mengganggap ada Bigfoot.

    Dia membayangkan, dengan adanya UU itu nanti departemen itu akan sibuk dengan musim dan perizinan untuk sesuatu yang tidak mereka yakini ada. "Mengejutkan, kami belum pernah tahu proposalnya sebelumnya," kata Holmes.

    Baca juga:
    AS Buka File FBI tentang Penyelidikan Bigfoot, Ini Penyelidikannya

    D.W. Lee dari Mid-America Bigfoot Research Center menyebut Bigfoot sebagai makhluk campuran antara manusia dan orangutan. Lee mengaku telah mempelajari dan memburu makhluk itu puluhan tahun. “Saya pernah berpapasan 26 kali dengan apa yang saya bisa bilang adalah Bigfoot," katanya. 

    AP | KOCO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.