Menristek Resmikan Science Techno Park Unhas, Pesan Lahirkan Startup

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menristek/Kepala BRIN Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro meresmikan Science Techno Park Universitas Hasanuddin, Jumat 9 April 2021. Peresmian itu menjadi kunjungan kerja menristek ke daerah yang terakhir setelah DPR setuju keinginan Presiden Joko Widodo melebur Kemenristek ke Kemendikbud. (ANTARA/HO)

    Menristek/Kepala BRIN Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro meresmikan Science Techno Park Universitas Hasanuddin, Jumat 9 April 2021. Peresmian itu menjadi kunjungan kerja menristek ke daerah yang terakhir setelah DPR setuju keinginan Presiden Joko Widodo melebur Kemenristek ke Kemendikbud. (ANTARA/HO)

    TEMPO.CO, JakartaMenristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro berpesan Science Techno Park Universitas Hasanuddin harus mampu melahirkan startup-startup yang digerakkan terutama oleh para mahasiswa. Startup sebagai inovasi bidang digital di masa terkini tersebut juga harus lahir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

    Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro menyampaikan pesannya itu saat meresmikan Science Techno Park Unhas, Jumat 9 April 2021. Pada hari itu menjadi hari terakhir kunjungannya ke daerah sebagai menristek setelah DPR setuju atas keinginan Presiden Joko Widodo melebur Kemenristek ke Kemendikbud.

    "Jadi role of the game hari ini adalah seorang inovator yang bisa membuat konsumen datang atau mencari dia. Di sinilah pentingnya Science Techno Park Universitas Hasanuddin, yakni menjembatani laboratorium riset perguruan tinggi dengan dunia nyata atau dunia usaha atau komersialisasi," kata Menristek.

    Dia mengingatkan kepada jajaran kepemimpinan di Unhas bahwa nilai penting sebuah science techno park bukan sekadar fasilitas fisik atau gedung baru, tapi aktivitas di dalamnya, juga tujuan yang akan dicapai. Science techno park, ditegaskannya, adalah tempat lahirnya hasil inovasi dan riset yang dibutuhkan masyarakat.

    "Inovasi yang bisa langsung dipakai, yang menjawab kebutuhan masyarakat," katanya sambil mengingatkan era industri digital dan teknologi jaringan yang sedang berkembang saat ini.

    Menurutnya, Unhas pun harus menyesuaikan diri dengan era saat ini. Itu sebabnya menristek berharap kelahiran startup masuk menjadi penilaian kunci dari keberhasilan science techno park yang diresmikannya tersebut. "Meskipun riset di bidang pertanian, dia bisa melahirkan smartfarming," katanya mencontohkan.

    Menristek Bambang juga menyinggung keberadaan Unhas di tengah masyarakat yang terkenal memiliki jiwa dagang atau wirausaha yang kuat. Kampus itu, dan science techno park yang dimiliki, diharapkannya bisa menjadi agen perubahan ke wirausaha digital. "Unhas harus menjadi pelopor bagi entrepreneur Sulawesi Selatan di masa depan yang sudah berbasis digital."

    Baca juga:
    Sah, Kemenristek Dilebur ke Kemendikbud, Ini Kata Menristek Bambang Brodjonegoro

    Sebelumnya, Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan bahwa saat ini universitas yang dipimpinnya fokus pada bidang pangan dan pertanian. Dan, meski baru diluncurkan pada hari itu, Dwia menyatakan, "Kami sudah punya banyak produk yang siap ditindaklanjuti sektor industri." Sesuai pesan Menristek pula, dia juga mengatakan Science Techno Park Unhas akan melatih dan membina mahasiswa-mahasiswa menjadi entrepreneur.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.