Berhasil Terbang, Helikopter Ingenuity di Mars Akan Jalani 4 Uji Lagi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayangan helikopter Mars NASA Ingenuity yang melakukan penerbangan pertamanya di planet Mars pada 19 April 2021. NASA/JPL-Caltech/ASU/Handout via REUTERS

    Bayangan helikopter Mars NASA Ingenuity yang melakukan penerbangan pertamanya di planet Mars pada 19 April 2021. NASA/JPL-Caltech/ASU/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Drone helikopter NASA, Ingenuity, telah menyelesaikan misi perdananya di Mars, membuatnya menjadi helikopter pertama yang terbang di planet selain Bumi, Selasa 20 April 2021. Seperti tampak dalam video yang dikirim dari Mars, Ingenuity mampu terbang naik sekitar tiga meter kemudian turun lagi setelah sekitar 25 detik.

    "Kami telah begitu lama membahas momen Wright Bersaudara di Mars, dan sekaranglah waktunya," kata MiMi Aung dari Jet Propulsion Laboratory NASA di California, AS, yang menjadi pusat kendali misi Perseverance, sesaat setelah penerbangan perdana Ingenuity, Selasa.

    Gambar-gambar pertama kiriman Perseverance menunjukkan, Ingenuity lepas landas secara vertikal dalam uji terbang perdana yang singkat. Drone terangkat sekitar tiga meter dari permukaan, berputar menghadap Perseverance lalu mendarat kembali.

    "Melihatnya akhirnya terjadi di Mars, dan terjadi tepat seperti yang kami bayangkan, adalah perasaan yang luar biasa," kata Havard Grip, kepala tim pilot Ingenuity, dalam konferensi pers yang langsung digelar NASA.

    Grip begitu emosional karena Ingenuity gagal memenuhi rencana uji terbang perdana pada Minggu 11 April 2021 karena kendala putaran baling-baling yang tak mampu maksimal. Tapi, pada Selasa lalu, video dari Perseverance memperlihatkan proses takeoff dan landing Ingenuity yang mulus. Itu, menurut Grip, sesuai dengan yang terjadi dalam uji-uji yang dilakukan sebelumnya.

    Helikopter Ingenuity. NASA

    "Kami telah sejauh ini mengirim lima wahana penjelajah ke Mars dan sekarang memiliki yang bisa terbang. Kami bisa melakukan lebih banyak sains dengannya karena helikopter bisa pergi ke area di mana wahana penjelajah di darat tak mampu mencapainya," kata perekayasa mekanikal NASA, Taryn Bailey, di konferensi pers yang sama.

    Ingenuity pergi ke Mars menumpang Perseverance yang mendarat di planet merah itu pada 18 Februari lalu. Ingenuity kemudian dilepaskan dan Perseverance bergerak menyingkir untuk memberikan ruang drone helikopter itu membuka lipatan baling-balingnya dan melakukan persiapan terbang.

    Baca juga:
    Helikopter Ingenuity di Mars Sempat Gagal Terbang, Simak Penjelasan NASA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.